IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 1 GETASAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020

, Mohammad Irfan (2020) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 1 GETASAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
Muhammad Irfan 23010160309.pdf

Download (3MB)

Abstract

Irfan, Muhammad. 2020. Implementasi Pendidikan Budi Pekerti Melalui Kegiatan Keagamaan Dan Ekstrakurikuler Di SMA Negeri 1 Getasan Kanupaten Semarang Tahun Pelajaran 2019/2020. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Muhammad Istiqlal, M.Pd. Kata Kunci: Implementasi pendidikan budi pekerti Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yaitu bagaimana pendidikan budi pekerti yang ada di SMA N 1 Getasan, dan apa saja kendala yang dihadapi dalam pembentukan nilai-nilai pendidikan tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pendidikan budi pekerti dan kendala yang dihadapi siswa di SMA N 1 Getasan dalam menerapkan kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Lokasi yang digunakan penulis untuk penelitian adalah di SMA Negeri 1 Getasan Kab. Semarang dan Waktu penelitian mulai dari tanggal 29 Juni 2020 s/d 10 Juli 2020. Hasil penelitian diketahui bahwa Implementasi pendidikan budi pekerti melalui kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler di SMA N 1 Getasan sudah diterapkan dan berjalan dengan baik. Komponen dalam pendidikan budi pekerti meliputi komponen mandiri, komponen keagamaan dan komponen kesusilaan. Penerapan pendidikan budi pekerti sudah di terapkan setiap hari yang disampaikan oleh guru kelas dan guru pendamping. Metode yang digunakan dalam penerapan pendidikan budi pekerti yaitu metode ceramah, presentasi, dan kegiatan. Faktor pendukungnya antara lain adanya sarana dan prasarana yang mendukung, materi yang telah disediakan oleh kepala sekolah, perhatian orangtua. Karena orang tualah yang menjadi faktor utama dalam mendidik anak. Hasil Implementasi pendidikan budi pekerti melalui kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler adalah adanya peningkatan semangat dan bakat siswa yang lebih baik. Selain perubahan pada semangat dan bakat, siswa memiliki kesadaran untuk menggali lagi kemampuan dan bakat yang mereka miliki agar lebih baik lagi. Faktor penghambatnya adalah sering adanya faktor kedinasan, worksop, dan alokasi waktu yang kurang.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Divisions: ?? PASCA-PAI ??
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 20 Nov 2020 10:49
Last Modified: 20 Nov 2020 10:49
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/10097

Actions (login required)

View Item View Item