PERAN GURU DALAM PENGUATAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS VI MI MA'ARIF CANDIREJO KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021

SARMIYATI, (2021) PERAN GURU DALAM PENGUATAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS VI MI MA'ARIF CANDIREJO KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021. [UNSPECIFIED]

[img] Text
SARMIYATI 23040160145dock.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sarmiyati.2020. Peran Guru dalam Penguatan Kesantunan Berbahasa pada Siswa Kelas VI MI Ma’arif Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2020/2021. Skripsi. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Imam Mas Arum, M.Pd. Kata kunci : peran guru, penguatan, kesantunan berbahasa Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui peran guru terhadap penguatan kesantunan berbahasa siswa. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memberikan penguatan kesantuanan berbahasa pada peserta didik kelas VI MI Ma’arif Candirejo, mengetahui wujud kesantunan berbahasa yang dituturkan oleh siswa kelas VI MI Ma’arif Candirejo, serta mengetahui faktor penghambat guru dalam memberikan penguatan kesantunan berbahasa siswa kelas VI MI Ma’arif Candirejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan bersifat deskriptif kualitatif, sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara display data, reduksi data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama peran guru sangat berpengaruh dalam memberikan penguatan kesantunan berbahasa siswa kelas VI MI Ma’arif Candirejo, peran guru bukan hanya memberikan nasehat untuk berbicara santun namun juga mencontohkan dan memberikan sanksi bagi siswa yang tidak berbicara tidak santun. Kedua wujud kesantunan berbahasa siswa kelas VI MI Ma’arif Candirejo banyak yang sudah santun karena tidak melanggar prinsip kesantunan berbahasa terbukti dari 6 prinsip kesantunan berbahasa hanya 2 yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa. Ketiga Faktor penghambat guru dalam memberikan penguatan berbahasa kelas IV MI Ma’arif Candirejo adalah a). pengaruh lingkungan rumah yang kurang baik, b). latar pendidikan orangtua dan pola asuhnya c). terpengaruh oleh teman yang berbicara tidak santun di lingkungan sekolah.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Bahasa
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 16 Feb 2021 08:44
Last Modified: 16 Feb 2021 02:42
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/10286

Actions (login required)

View Item View Item