Komunikasi Dakwah Lintas Agama Di Pondok Pesantren Surau Kami Banyumanik Semarang

Negara, Bayu Darma (2021) Komunikasi Dakwah Lintas Agama Di Pondok Pesantren Surau Kami Banyumanik Semarang. [UNSPECIFIED]

[img] Text
skripsi perpusa.pdf

Download (2MB)

Abstract

Negara, Darma, Bayu. 2020. Komunikasi Dakwah Lintas Agama di Pondok Pesantren Surau Kami Banyumanik Semarang. Skripsi Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Pembimbing : Dr. Mukti Ali., M.Hum Kata Kunci: Komunikasi, Dakwah, Lintas Agama. Dakwah merupakan kewajiban bagi semua umat Islam, tanpa terkecuali berdakwah kepada umat non-muslim. Keberagaman adalah kehendak Tuhan, salah satunya keberagaman agama atau Pluralisme. Seperti halnya yang terjadi di pondok pesantren Surau Kami, memiliki santri berbagai macam agama yang di anut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Dakwah Lintas Agama Di Pondok Pesantren Surau Kami Banyumanik Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena penelitian ini dapat menggambarkan, menjelaskan, dan merangkai data-data yang telah ditemukan.penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Setelah perencanaan, peneliti terjun langsung ke lapangan untuk menggambarkan tentang masalah yang akan diteliti. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dengan cara FGD (forum group discussion) kemudian disimpulkan menjadi laporan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pondok pesantren Surau Kami adalah Pondok pesantren dan rumah kebudayaan. Pondok pesantren Surau Kami berkiblat pada pondok kasepuhan dimana kasepuhan adalah pengoptimalan potensi yang dimiliki seseorang agar menjadikan daya guna yang lebih serta bermanfaat bagi semua. terdapat empat jenjang pendidikan yaitu 1) Kanoman (kebutuhan imajinasi), 2. Kanuragan (pengoptimalan kapasitas tubuh). 3) Kebatinan (pengoptimalan Kapasitas Jiwa, 4). Kasepuhan (menjadikan seseorang memaksimalkan potensi yang dia miliki). Surau Kami juga menjadi rumah kebudayaan bagi semua orang, kesenian dan kebudayaan menjadikan salah satu media dakwah, dalam hal ini banyak santri yang memiliki beda agama menimba ilmu di pondok pesantren Surau Kami. Surau Kami bukan hanya mengajarkan tentang ajaran Islam tapi juga mengajarkan tentang kehidupan dalam berkesenian. Kebudayaan dan kesenian menjadikan kedewasaan berfikir dan melahirkan nilai toleransi yang tinggi, dalam hal ini kerukunan antar santri muslim dan non- muslim menjadi sebuah pemandangan yang sangat idamkan banyak orang. agama adalah soal dapur pribadi, tapi hidup bersama dalam kedamaian tanggung jawab kita semua.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Agama > Tassawuf dan sufisme
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 22 Feb 2021 11:10
Last Modified: 22 Feb 2021 07:32
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/10398

Actions (login required)

View Item View Item