PENERAPAN METODE BIN-NAẒAR, TAHFIẒ, TASMI‛ DAN MURAJA‛AH DALAM MENGHAFAL AL-QUR’ᾹN DI PONDOK PESANTREN NURUL QUR’ᾹNIY KEREP JOMBOR KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2018

Khabibah, Novianti Nur (2021) PENERAPAN METODE BIN-NAẒAR, TAHFIẒ, TASMI‛ DAN MURAJA‛AH DALAM MENGHAFAL AL-QUR’ᾹN DI PONDOK PESANTREN NURUL QUR’ᾹNIY KEREP JOMBOR KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2018. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
NOVIANTI NUR KHABIBAH 11114339.pdf

Download (2MB)

Abstract

Khabibah, Novianti Nur. 2020. Penerapan Metode Bin-naẓar, Tahfiẓ, Tasmi‛ dan Muraja‛ah Dalam Menghafal Al-Qur’ān di Pondok Pesantren Nurul Qur’āniy Kerep Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2018. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing : Dr. Moh. Ghufron, M.Ag. Kata kunci : Metode Bin-naẓar, Tahfiẓ, Tasmi‛, Muraja‛ah, Menghafal Al-Qur’ān Tujuan penulisan skripsi ini adalah 1. Untuk mengetahui proses dan pelaksanaan menghafal Al-Qur’ān dengan metode bin-naẓar, tahfiẓ, tasmi‛ dan muraja‛ah di Pondok Pesantren Nurul Qur’āniy Kerep Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2018. 2. Untuk mengetahui hal-hal yang mendukung dan menghambat dalam menghafal Al-Qur’ān di Pondok Pesantren Nurul Qur’āniy Kerep Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2018. 3. Untuk mengetahui solusi untuk mengatasi hambatan dalam menghafal Al-Qur’ān di Pondok Pesantren Nurul Qur’āniy Kerep Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data utama (primer) dan data pendukung (sekunder). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi atau pengamatan, wawancara, dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Pelaksanaan pengajian Al-Qur’ān bin-naẓar ini dilakukan dengan cara sorogan (santri menghadap ke pak kyai/ bu nyai secara bergantian). Metode tahfiẓ adalah menghafalkan sedikit demi sedikit ayar-ayat Al-Qur’ān yang telah dibaca berulang-ulang secara bin-naẓar tersebut. Metode Tasmi‛ adalah metode menghafal Al-Qur’ān dengan memperdengarkan hafalan kepada orang lain, baik kepada perseorangan maupun jama’ah. Metode muraja‛ah adalah metode pengulangan untuk hafalan yang telah lalu 2) Faktor penghambat dalam menghafal Al-Qur’ān : a. Motivasi dan semangat mandeg pada batas tertentu b. Tidak sabar, malas, dan berputus asa c. Lupa d. tidak mampu mengatur waktu, banyak melakukan yang dilanggar agama (berbuat maksiat) e. Berbuat zholim kepada siapapun f. Lawan jenis g. Hp 3) Solusi dalam mengatasi hambatan dalam menghafal Al-Qur’ān : a. Menahan nafsu untuk maksiat dan dosa b. Mensucikan diri dan hati c. Penggunaan HP dikontrol dengan baik d. Agar setiap santri lebih banyak membagi waktunya bersama Al-Qur’ān.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Alqur'an
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 22 Feb 2021 12:08
Last Modified: 22 Feb 2021 12:08
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/10404

Actions (login required)

View Item View Item