Implikasi Perbedaan Qira’at Dalam Tafsir Al-Qur’an (Studi Ayat-Ayat Thaharah Dalam Tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an Karya Al-Qurtubi)

, Ahmad Hakim (2021) Implikasi Perbedaan Qira’at Dalam Tafsir Al-Qur’an (Studi Ayat-Ayat Thaharah Dalam Tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an Karya Al-Qurtubi). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini hasil dari penelitian kepustakaan dengan judul “Implikasi Perbedaan Qira’at Dalam Tafsir Al-Qur’an (Studi Ayat-Ayat Thaharah Dalam Tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an Karya Al-Qurtubi)” membahas penafsiran al-Qurtubi tentang qira’at dan implikasi terhadap penafsiran ayat-ayat thaharah yang beristinbat terhadap hukum. Dalam hal ini, penulis memfokuskan pada tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah: pertama, Bagaimana penafsiran al-Qurtubi terhadap ayat-ayat thaharah dalam tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an. Kedua, Bagaimana pengaruh perbedaan qira’at dalam penafsiran al-Qur’an oleh al-Qurtubi terhadap ayat-ayat thaharah (QS. Al-Maidah Ayat 6, QS. An-Nisa’ Ayat 43 dan QS. Al-Baqarah Ayat 222). Dalam hal ini pertama, penulis tertarik untuk meneliti permasalahan penerapan qira’at kedalam tafsir al-Qur’an khususnya terhadap kitab tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an karya Abi Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakar al-Qurtubi. Didalam penulisan ini terdapat dua kajian yakni kajian qira’at dan tafsir al-Qur’an. Walaupun dalam penelitian ini ditemukan pembahasan yang terpisah antara qira’at dan tafsir, penulis mencoba untuk membahasnya secara bersamaan. Kedua, tidak terlalu banyak akademis yang tertarik dengan ilmu qira’at dikarenakan mempelajarinya bisa dibilang sulit dan ilmu qira’at pun tidak berhubungan langsung dengan kehidupan mu’amalah manusia sehari-hari. Didalam pembahasan ini penulis menggunakan pendekatan historis dan metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis dimaksudkan untuk menganalisis ayat-ayat thaharah yang mengandung qira’at, kemudian mengukapkan qira’at nya al-Qurtubi untuk penafsiran ayat-ayat thaharah yang beristinbat terhadap hukum. Pendekatan historis dipakai untuk menelusuri latar belakang kehidupan al-Qurtubi serta mendeskripsikan pertumbuhan dan perkembangan qira’at. Hasil penelitian ini : Dalam kitab tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, al-Qurtubi dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an lebih condong kepermasalahan hukum. Didalam tafsirnya setiap satu ayat Ia selalu membagi beberapa bagian, dalam setiap bagian kebagian yang lain al-Qurtubi menafsirkannya secara berurutan dalam setiap kata maupun kalimat. Didalam bagian tertentu Ia menyertakan beberapa qira’at beserta Imam qira’atnya. Al-Qurtubi juga mencantumkan beberapa pendapat para Shahabat, Tabi’in, Ulama’ dan lainnya untuk mengulas permasalahan ayat yang dibahas. Adapun perbedaan qira’at ayat-ayat thaharah yang berpengaruh penafsiran dalam surah Al-Maidah ayat 6 adalah lafad wa arjulakum, surah an-Nisa’ ayat 43 lafad lamastumu, dan surah al-Baqarah ayat 222 lafad yadthurna, lafad-lafad tersebut beristinbat terhadap hukum dan para Ulama’ berbeda pendapat maupun menafsirkannya. Kata kunci : Ayat Thaharah, Qira’at, Tafsir Al-Qurtubi

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Alqur'an
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 15 Jun 2021 16:52
Last Modified: 15 Jun 2021 16:52
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/10852

Actions (login required)

View Item View Item