IMPLEMENTASI ETIKA KOMUNIKASI ANTARA SANTRI DENGAN USTADZ MENURUT KITAB ADABU AL-ALIM WA AL-MUTA’ALIM KARYA K. H. HASYIM ASY’ARI (Studi Kasus di Pondok Pesantren An-Nur Candirejo, Tuntang, Kab. Semarang)

Suyatni, (2021) IMPLEMENTASI ETIKA KOMUNIKASI ANTARA SANTRI DENGAN USTADZ MENURUT KITAB ADABU AL-ALIM WA AL-MUTA’ALIM KARYA K. H. HASYIM ASY’ARI (Studi Kasus di Pondok Pesantren An-Nur Candirejo, Tuntang, Kab. Semarang). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
SUYATNI.pdf

Download (4MB)

Abstract

Suyatni. 2021. Implementasi Etika Komunikasi Antara Santri Dengan Ustadz Menurut Kitab Adabu Al-Alim wa Al-Muta’alim Karya K. H. Hasyim Asy’ari (Studi Kasus Di Pondok Pesantren An-Nur Candirejo, Tuntang, Kab. Semarang). Skripsi, Salatiga: Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Muhamad Fahrudin Yusuf, M.A. Kata Kunci: Etika, Komunikasi, Kitab Adabu Al-Alim wa Al-Muta’alim Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi etika komunikasi antara santri dengan ustadz menurut kitab Adabu Al-Alim wa Al-Muta’alim karya K. H. Hasyim Asy’ari di Pondok Pesantren An-Nur Candirejo, Tuntang, Kab. Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini, meliputi sumber data primer yakni hasil wawancara Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur, Ustadz yang mengajar kitab Adabu Al-Alim wa Al-Muta’alim, lurah putra, lurah putri, santri putra dan santri putri, dan sumber data sekunder berupa buku-buku terkait dengan etika komunikasi, dokumen pribadi, dokumen resmi, arsip-arsip catatan, laporan Pondok Pesantren An-Nur Candirejo, Tuntang, Kab. Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul di analisis menggunakan metode interaktif. Setelah itu, untuk pengecekan keabsahan data menggunaka triangulasi sumber. Langkah terakhir yang dilakukan yaitu menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan; etika komunikasi antara santri dengan ustadz ketika di dalam kelas: ketika mesuk ke dalam kelas mengucapkan salam, duduk dengan etika yang baik, Tidak membuat kegaduhan atau bicara sendiri, berbicara dengan baik, dan memandang guru dengan hormat; etika komunikasi antara santri dengan ustdaz ketika di luar kelas: patuh akan perintah guru, tidak lupa dengan kemuliaan guru, berterimakasih ketika dinasehati guru, menerima dan memberi barang kepada guru dengan tangan kanan, berjalan di depan guru dengan etika yang baik, salim dengan guru ketika bertemu, menyapa guru ketika bertemu, dan membalikkan sandal guru; etika komunikasi antara santri dengan ustadz ketika diluar pondok pesantren: berbicara dengan sopan, berhenti jika berpapasan dengan guru di jalan, nderekke (mengantar) guru dengan etika yang baik, dan menjaga unggah-ungguh; dan etika komunikasi antara santri dengan ustadz secara tidak langsung: berbicara dengan menggunakan bahasa yang sopan, dengan nada yang rendah, mudah dipahami, dan salam terlebih dahulu. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi etika komunikasi antara santri dengan ustadz tidak berkonteks di dalam kelas saja, akan tetapi etika komunikasi diterapkan di luar kelas maupun luar pondok.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 24 Jun 2021 12:14
Last Modified: 24 Jun 2021 12:14
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/10985

Actions (login required)

View Item View Item