IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN SOSIAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PONDOK PESANTREN KYAI GADING KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK

FATURRAHMAWATI, ATI (2021) IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN SOSIAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PONDOK PESANTREN KYAI GADING KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK. [UNSPECIFIED]

[img] Text
Skripsi Fiks_Ati Faturrahmawati_23080170006.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Faturrahmawati, Ati. 2021. Implementasi Layanan Bimbingan Sosial Berbasis Kearifan Lokal Di Pondok Pesantren Kyai Gading. Skripsi, Program Study Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga. Pembimbing : Muhammad Rozikan, M. Pd. Kata Kunci : Layanan Bimbingan Sosial, Berbasis Kearifan Lokal, dan Pondok Pesantren Layanan bimbingan sosial adalah sebuah bantuan atau usaha yang diberikan kepada santri, agar bisa menghadapi permasalahan yang dialaminya. Pondok Pesantren Kyai Gading adalah sebuah lembaga pendidikan dengan sistem layanan menggunakan layanan yang berbasis kearifan lokal. Di Pondok Pesantren Kyai Gading mempunyai kearifan lokal diantaranya sillaturrahim orang tua dengan kyai, penanaman jiwa sosial atau sopan santun dalam adab dan tata krama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui : Bagaimana implementasi layanan bimbingan sosial berbasis kearifan lokal di pondok pesantren Kyai Gading. Apa yang menjadi faktor penunjang dan penghambat layanan bimbingan sosial berbasis kearifan lokal di pondok pesantren Kyai Gading. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi : mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Implementasi Layanan Bimbingan sosial berbasis kearifan lokal di pondok pesantren kyai Gading Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, meliputi : a) Pendekatan yang digunakan yaitu layanan preventif yaitu dengan pemberian informasi dari “guider”, b) Sedangkan strategi yang digunakan yaitu Problem solving (pemecahan masalah) yaitu dengan pembentukan karakter dan ketrampilan berfikir dalam memecahkan masalah, dan c) Teknik yang digunakan yaitu dengan sambangan (Perjengukan) yaitu dengan menggunakan ciri khas kearifan lokal diadakannya sambangan dan istigosah, karena untuk pembangkit nilai kemanusiaan sejati yang selalu berfikir positif dengan mengunakan spiritual dan etika yang religius. 2) Faktor Penunjang adalah sarana prasarana yang mencukupi, komunikasi antara pengasuh dengan ustad ustadzah serta orang tua wali santri sangat baik , sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan layanan bimbingan sosial berbasis kearifan lokal adalah kurangnya pengurus guider santri putri, kurangnya tenaga pengajar di Madrasah Diniyah, dan adanya santri yang pendiam (tidak mudah untuk berkomunikasi dengan pengurus).

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu budaya
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 24 Jun 2021 15:18
Last Modified: 24 Jun 2021 08:21
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/10994

Actions (login required)

View Item View Item