MAKNA FILOSOFIS TRADISI SESAJEN DALAM PELAKSANAAN WALIMATUL ‘URSY DI DESA BANARAN KECAMATAN GEMAWANG KABUPATEN TEMANGGUNG

Tunggalyati, Tri (2021) MAKNA FILOSOFIS TRADISI SESAJEN DALAM PELAKSANAAN WALIMATUL ‘URSY DI DESA BANARAN KECAMATAN GEMAWANG KABUPATEN TEMANGGUNG. [UNSPECIFIED]

[img] Text
TRI TUNGGALYATI 53050170014.pdf

Download (2MB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apa makna filosofis sesajen bagi masyarakat Desa Banaran dalam pelaksanaan Walimatul “Ursy, Bagaimana proses pelaksanaan sesajen bagi masyarakat Desa Banaran. Dalam rumusan masalah tersebut terdapat sebuah sub pembahasan didalamnya, anatara lain mengenai pendapat masyarakat tentang sesajen dalam pelaksanaan Walimatul “Ursy, makna filosofis yang ada terkandung dalam pelaksanaan Walimatul “Ursy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik mengumpulkan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna filosofis yang terdapat dalam pelaksanaan Walimatul “Ursy di Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa sesajen dalam pelaksanaan Walimatul “Ursy sudah ada sejak zaman dahulu dan budaya ini merupakan turun menurun dari nenek moyang yang diwariskan kepada generasi masa kini, makna sesajen memiliki arti tasyakuran dan diberikannya kelancaran atau tolak bala dalam melakukan acara Walimatul “Ursy. Serta bentuk terimakasih kepada pihak yang telah membantu dalam acara Walimatul Ursy seperti orang yang ngadang beras dan dukun yang membuatan sesajen yang diletakkan di berbagai tempat.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Filsafat dan Epistemologi
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 30 Jun 2021 18:54
Last Modified: 30 Jun 2021 11:57
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/11144

Actions (login required)

View Item View Item