KONSEP PENDIDIKAN SPIRITUAL DALAM KITAB AL BARZANJI KARYA SYEKH JA’FAR AL BARZANJI

Anggitasari, Nabila (2021) KONSEP PENDIDIKAN SPIRITUAL DALAM KITAB AL BARZANJI KARYA SYEKH JA’FAR AL BARZANJI. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
NABILA ANGGITASARI 23010170124.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Nabila Anggitasari. 2021. Konsep Pendidikan Spiritual dalam Kitab Al Barzanji Karya Syekh Ja’far Al Barzanji. Skripsi. Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam Negeri Salatiga. Institut Agama Islam Salatiga. Pembimbing: Muh. Hafidz, M.Ag. Kata Kunci: Konsep; Pendidikan Spiritual; Al Barzanji Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu: (1) Untuk mengetahui konsep pendidikan spiritual yang terdapat dalam kitab Al Barzanji karya Syekh Ja’far Al Barzanji. (2) Untuk mengetahui relevansi konsep pendidikan spiritual kitab Al Barzanji karya Syekh Ja’far AL Barzanji dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian Kepustakaan atau Library Research. Sumber data yang digunakan ada dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer yakni kitab Al Barzanji karangan Syekh Ja’far Al Barzanji. Sumber sekunder yakni buku terjemahan kitab Al Barzanji dan buku lain yang bersangkutan dengan penelitian. Metode yang digunakan adalah metode Content Analiysis dan metode Reflektif Thinking. Adapun Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi 3 tahap, yaitu deskripsi, analisis isi lalu menyimpulkan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan untuk seluruh umat sangatlah penting. Sehingga banyak umat yang berlomba-lomba untuk mendapatkan pendidikan selayak dan setinggi mungkin. Namun, terkadang manusia lupa dan khilaf atas perbuatan yang dilakukannya demi mencapai pendidikan tersebut. Untuk menghindari serangan hati yang membuat manusia jauh dari Allah SWT maka perlulah pendidikan spiritual. Adapun pendidikan spiritual yang diajarkan Nabi Muhammad SAW tertuang dalam kitab Al Barzanji. Ketika hati dan jiwanya bersih maka seluruh anggota badan mengikuti bersih, sehingga manusia dapat menjalankan pendidikan dengan zahir batin yang baik pula. (2) Allah SWT menciptakan manusia sebagai hamba yang paling sempurna sekaligus mengemban tugas khalifah fil ‘ardhi. Manusia yang tidak memperhatikan sikap spiritualnya akan sering muncul penyakit hati seperti gelisah, marah, dengki, dendam, takut mati, mencintai kehormatan, susah meredam syahwat, dan lainnya. Oleh karena itu perlu adanya gerakan spiritual seperti shalat, zikir, wirid, berdo’a, dan ibadah lainnya. Selalu melakukan sikap spiritual yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam kitab Al Barzanji yaitu dengan sabar, tawakal, wara’, khauf, raja’, ingat mati, tidak ishraf, dan lainnya. Jika nilai-nilai spiritual tertanam dalam hati penyelenggara pendidikan maka kehidupan senantiasa bercahaya atas limpahan Alah SWT.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Tassawuf dan sufisme
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 27 Jul 2021 14:27
Last Modified: 27 Jul 2021 14:27
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/11306

Actions (login required)

View Item View Item