PEMIKIRAN PENDIDIKAN MENURUT SYAIKH AZ ZARNUJI (Studi Analisis Kitab Ta’limul Muta’alim)

Riskya, Fenny (2017) PEMIKIRAN PENDIDIKAN MENURUT SYAIKH AZ ZARNUJI (Studi Analisis Kitab Ta’limul Muta’alim). Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
SKRIPSIQ BAB 1-5(fix semua).pdf

Download (4MB)

Abstract

Sebagaimana telah penulis ketahui sangat pentingnya sebuah pendidikan dalam rangka untuk mencapai interaksi belajar-mengajar, sudah tentu perlu adanya komunikasi yang jelas antara guru dengan siswa, sehingga terpadunya kedua kegiatan yang berguna dalam mencapai tujuan pengajaran. Untuk itu, peneliti ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana pemikiran pendidikan menurut Syaikh Az-Zarnuji analisis kitab Ta’limul Muta’alim. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: (1) Bagaimana konsep dasar tentang pendidikan Islam?, (2) Bagaimana pemikiran Syaikh Az-Zarnuji tentang pendidikan dalam kitab Ta’lim Muta’allim?, dan (3) Bagaimana analisis pemikiran Syaikh Az-Zarnuji tentang pendidikan dalam kitab Ta’lim Muta’allim?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), sumber data primer adalah kitab Ta’limul Muta’alim dan sumber sekundernya adalah terjemah Ta’limul Muta’alim, serta buku-buku lain yang bersangkutan dan relevan. Adapun teknis analisis data menggunakan metode Deskriptif Analisis dan Metode content analisis, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pemikiran Pendidikan Kitab Ta’limul Muta’alim menurut Syaikh Az-Zarnuji ini sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan, yang nantinya dapat dibiasakan juga dalam keluarga, sekolah, pergaulan, maupun sosial kemasyarakatan. Karakteristik pemikiran beliau dapat digolongkan dalam corak praktis yang tetap berpegang teguh pada al-Qur’an dan hadits. Kecenderungan lain dalam pemikiran beliau adalah mengetengahkan nilai-nilai etis yang bernafaskan sufistik. Pendidikan akhlak yang ditekankan beliau dapat diklarifikasikan menjadi tiga, yakni: Pertama, akhlak kepada Allah, guru dan murid dalam proses belajar mengajar diniatkan hanya kepada Allah, Kedua, akhlak kepada sesama manusia, terutama antara murid dan guru tetapi paling tidak terhadap sesama teman harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Ketiga, akhlak kepada ilmu itu sendiri, bahwasanya ilmu itu adalah cahaya bagi kita dan kedudukan yang paling tinggi adalah orang yang berilmu. Dengan hal ini dititik beratkan pada pengertian bahwa belajar merupakan ibadah untuk mencari ridha Allah yang mengantarkan seseorang memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Karena belajar harus diniatkan untuk mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai Islam. Karena itu pemikiran beliau disini berusaha membuat dasar pembangunan masyarakat yang berakhlak religius melalui pembinaan individu. Dari sini diharapkan akan terwujud sebuah tatanan masyarakat yang berakhlak tinggi dan mulia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 10 Mar 2017 01:19
Last Modified: 10 Mar 2017 01:19
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1136

Actions (login required)

View Item View Item