PENUNDAAN PEMBAYARAN UPAH KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Home Industri Penggorengan Ikan Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang)

Alhusna, Nurul Mazaya (2021) PENUNDAAN PEMBAYARAN UPAH KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Home Industri Penggorengan Ikan Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
SKRIPSI.pdf AZZA.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Alhusna, Nurul Mazaya. 2021. Penundaan Pembayaran Upah Karyawan Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Home Industri Penggorengan Ikan Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang). Fakultas Syariah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Pembimbing Luthfiana Zahriani, S.H., M.H. Kata Kunci : Penundaan, Upah, Hukum Islam. Upah memegang peranan yang penting dan merupakan salah satu ciri suatu hubungan kerja, bahkan upah merupakan tujuan utama dari seorang pekerja melakukan pekerjaan pada orang atau badan hukum lain. Pengusaha wajib membayar upah kepada pekerjanya secara teratur sejak terjadinya hubungan kerja sampai dengan berakhirnya hubungan kerja. Jika para pekerja tidak menerima upah secara adil dan pantas, maka akan berpengaruh dengan kehidupan para pekerja beserta keluarganya. Permasalahan pada penelitian ini yaitu bagaimana praktik pembayaran upah karyawan home industri Penggorengan Ikan di Desa Kesongo Tuntang, apakah penyebab penundaan pembayaran upah karyawan dan bagaimana perspektif Hukum Islam terhadap penundaan pembayaran upah karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer yang wawancara secara langsung dengan pengusaha serta karyawan di lapangan dan sumber data sekunder yang diperoleh dari buku-buku maupun sumber lain yang menjadi pendukung penelitian ini. Dalam metode pengumpulkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Praktik pembayaran upah karyawan Home Industri Penggorengan Ikan di Desa Kesongo Tuntang sistem pengupahannya bulanan dan mingguan. Waktu kerja karyawan sama tetapi upahnya berbeda-beda sesuai dengan keahliannya dan disalah satu home industri tersebut mengalami penundaan upah. Penyebab terjadinya penundaan dikarenakan dana yang seharusnya dibayarkan kepada karyawan digunakan terlebih dahulu menjadi dana modal pembelian (kulakan) ikan ke pengepul ikan dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari oleh pemilik usaha home industri tersebut. Hal tersebut tidak sesuai hukum islam (Al-Qur‟an surat Al-Thalaq ayat 6 dan hadist riwayat Ibnu Majah). Akan tetapi dilihat dari penyebab penundaan pembayaran upah jika ditinjau dari konsep maslahah mursalah boleh (mubah), karena kemaslahatan yang ditimbulkan yaitu pekerja masih bisa bekerja serta home industri masih tetap bisa berjalan dan tidak bangkrut.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 15 Sep 2021 13:51
Last Modified: 15 Sep 2021 13:51
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/11466

Actions (login required)

View Item View Item