HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS SHOLAT DHUHA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) PLUS AL-MADINAH CABEAN MANGUNSARI SIDOMUKTI SALATIGA TAHUN 2015

ristani, ristani (2017) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS SHOLAT DHUHA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) PLUS AL-MADINAH CABEAN MANGUNSARI SIDOMUKTI SALATIGA TAHUN 2015. Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
SKRIPSI RISTANI IAIN SALATIGA 2016.pdf

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variasi intensitas sholat Dhuha siswa MTs Plus Al-Madinah, variasi motivasi belajar siswa MTs Plus AL-Madinah dan tidak ada hubungan positif dan signifikan antara intensitas sholat Dhuha dengan motivasi belajar siswa MTs Plus Al-Madinah Salatiga Tahun 2015 Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Tempat di MTs Plus Al-Madinah Cabean Mangunsari Sidomukti Kota Salatiga, 15 Januari 2015. Jumlah populasi 65 dengan jumlah 35 responden. Teknik pengumpulan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis deskriptif, presentatase dan uji hipotesis dengan menggunakan rumus corelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan 1) Variasi tingkat intensitas shalat dhuha pada siswa MTs. Plus Al-Madinah tahun 2015 terdiri dari 4 (kategori) yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang dan rendah. 0 orang atau 0 % responden tergolong tingkat intensitasnya rendah, bahwa 1 orang atau 2,86% responden tergolong tingkat intensitasnya sedang, bahwa 32 orang atau 91,43% responden tergolong tingkat intensitasnya tinggi dan 2 orang atau 5,71% responden tergolong tingkat intensitasnya sangat tinggi. 2) Variasi tingkat motivasi belajar pada siswa MTs. Plus Al-Madinah tahun 2015, terdiri dari 4 (kategori) yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang dan rendah. 0 orang atau 0 % responden tergolong motivasi belajar Rendah, bahwa 1 orang atau 2,86% responden tergolong motivasi belajar Sedang, bahwa 13 orang atau 37,14% responden tergolong motivasi belajar tinggi dan 21 orang atau 60% responden tergolong motivasi belajar sangat tinggi. 3) Setelah data dianalisis menggunakan corelasi product moment dapat diketahui bahwa r observasi sebesar product moment, ternyata r berada 0,126. Setelah dikonsultasikan dengan tabel harga kritik r product moment, ternyata rxy berada diatas taraf signifikan 1% = 0,430. Dengan demikian ternyata rxy ≥ r tabel, yaitu taraf signifikan N = 35 adapun corelasi product moment pada taraf signifikan 5% = 0,334 dengan N = 35, dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel X dan Y yang signifikan, berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Jadi semakin tinggi intensitas sholat Dhuha tidak memiliki hubungan dengan semakin tingginya motivasi belajar siswa MTs. Plus Al-Madinah tahun 2015. Meretas anggapan masyarakat tentang tidak ada hubungan antara shalat dhuha dengan motivasi belajar meskipun teori sudah menyebutkan demikian. Shalat dhuha memiliki hubungan yang secara tidak langsung dapat membangun motivasi belajar misalnya ketenangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 13 Mar 2017 01:53
Last Modified: 13 Mar 2017 01:53
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1156

Actions (login required)

View Item View Item