Konsep Pendidikan Islam Menurut H.A. Mukti Ali

Zamroni, Ahmad (2016) Konsep Pendidikan Islam Menurut H.A. Mukti Ali. Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
SKRIPSI_FULL_PDF.pdf

Download (1MB)

Abstract

Arus globalisasi sungguh memberikan dampak ke semua aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam aspek pendidikan. Negara dapat dikatakan maju apabila memiliki sistem pendidikan yang baik. Pendidikan di Indonesia sempat ramai dengan perubahan kurikulum 2013, yang mana menimbulkan banyak perdebatan kepada para tokoh pendidikan yang dinilai bagus, namun lingkup pendidikan di Indonesia belum siap untuk menerapkan dengan berbagai alasan. Kembali ke masa lalu yaitu pada masa Orde Baru, menyimak kembali seorang tokoh Pluralis Indonesia yang juga manjabat sebagai Menteri Agama, yaitu Mukti Ali. Beliau adalah salah satu pemikir pendidikan Islam yang juga menjadi Dosen Kehormatan Perbandingan Agama di IAIN Yoryakarta pada masa itu. Tentu beliau memiliki sudut pandang pendidikan yang berbeda dengan tokoh lainnya. Penelitian ini merupakan upaya untuk mencari tahu bagaimana peran Mukti Ali dalam dunia Pendidikan Islam di Indonesia. Beberapa pertanyaan penting dalam pembahasan skripsi ini adalah (1) Bagaimana konsep pendidikan menurut Mukti Ali. (2) Bagaimana relevansinya terhadap pendidikan di Indonesia. (3) bagaimana implikasi konsep pendidikan Mukti Ali terhadap pendidikan Islam Indonesia. Hasil dari penelitian ini menurut penulis adalah tentang konsep pendidikan Islam menurut Mukti Ali yang terbagi menjadi tiga poin penting, yaitu (1) Menurut al-Qur’an dan hadis yang telah mengedepankan kedisiplinan dalam beribadah. (2) Menurut UUD Republik Indonesia, dimana sistem pendidikan dan proses pendidikan harus berjalan secara sistematis dan terarah (3) Menurut kearifan lokal yang tertuju pada kehidupan remaja Mukti Ali di pondok pesantren. Dalam penelitian tersebut, juga membahas mengenai sumbangsih dan kebijakan Mukti Ali, salah satunya adalah SKB Tiga Menteri yang membahas secara detail mengenai kesetaraan lulusan Sekolah Umum dengan Madrasah. Dimana Ijazah Madrasah dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi umum maupun ke sekolah Umum tanpa mengikuti ujian kesetaraan terlebih dahulu. Dengan syarat jumlah atau porsi pembelajaran di madrasah adalah 70% pelajaran umum dan 30% pelajaran agama Islam. Dan ini masih relevan sampai saat ini.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 13 Mar 2017 02:18
Last Modified: 13 Mar 2017 02:18
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1160

Actions (login required)

View Item View Item