Remaja Putus Sekolah antara Harapan dan Tantangan (Studi di Desa Ngemplak Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Tahun 2015)

Nahrodin, Nahrodin (2016) Remaja Putus Sekolah antara Harapan dan Tantangan (Studi di Desa Ngemplak Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Tahun 2015). Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
Nahrodin 11109042.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui Harapan dan Tantangan dari Remaja Putus Sekolah di Desa Ngemplak Kecamatan Windusari Kaupaten Magelang Tahun 2015.Penelitian ini upaya untuk mengetahui (1) Apa alasan remaja memilih putus sekolah? (2) Apa harapan dan tantangan remaja putus sekolah? (3) Bagaimana usaha remaja putus sekolah untuk menghindari perilaku menyimpang? (4) Bagaimana usaha orang tua dalam mengarahkan remaja putus sekolah untuk menghindari perilaku menyimpang? Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 14 informan. Metode pengumpulan datanya dengan metode wawancara terstruktur artinya wawancara mendalam kepada remaja putus sekolah dan pengumpulan data dengan dokumentasi untuk mengetahui lokasi dan subjek penelitian. Metode wawancara sebagai metode pokok dan metode dokumentasi sebagai pelengkap. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis data, hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: Alasan remaja putus sekolah karena faktor internal meliputi tidak adanya keinginan untuk melanjutkan sekolah, malas sekolah, kurang percaya diri, dan tidak dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekolah. Faktoreksternal meliputi rendahnya motivasi dari orang tua, rendahnya ekonomi keluarga, dan pengaruh lingkungan pergaulan (sosial). Harapan remaja putus sekolah di antaranya adalah tersedianya lapangan pekerjaan, tidak dipandang sebelah mata di lingkungan masyarakat (persamaan derajat), dan mendapat penghidupan yang baik dan layak.Tantangan remaja putus sekolah diantaranya adalah berpeluang terjerumus ke dalam perilaku menyimpang, kesulitan mencari pekerjaan, dipandang sebelah mata oleh masyarakat, dan lemah dalam bidang ekonomi. Usaha yang dilakukan remaja putus sekolah untuk menghindari perilaku menyimpang diantaranya adalah memilih teman yang baik, mengikuti pengajian-pengajian, memperdalam ilmu agama, dan memperbanyak kegiatan bermanfaat. Usahayang dilakukan oleh orang tua remaja putus sekolah untuk menghindari perilaku menyimpang di antaranya adalah memberi perhatian dan kasih sayang kepada remaja putus sekolah, mengarahkan pada pergaulan remaja yang baik, sering mengingatkan akan bahayanya perilaku menyimpang, menjaga keharmonisan keluarga, dan membimbing anak sejak kecil sesuai tuntunan agama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 16 Mar 2017 03:26
Last Modified: 16 Mar 2017 03:26
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1250

Actions (login required)

View Item View Item