PENGOKOHAN PERAN PEREMPUAN DALAM GERAKAN DERADIKALIME DI KOTA SALATIGA

Sriyanti, Lilik (2022) PENGOKOHAN PERAN PEREMPUAN DALAM GERAKAN DERADIKALIME DI KOTA SALATIGA. UNSPECIFIED.

[img] Text
Lilik Sriyanti__RADIKALISME.pdf

Download (9MB)

Abstract

Salatiga merupakan kota kecil di Jawa Tengah yang penduduknya sangat heterogin baik dari sisi suku, ras, agama dan golongan yang hidup rukun berdampingan. Selama ini kota Salatiga terbukti kondusif sebagai kota pendidikan dan budaya, karena itu Salatiga mendapat predikat sebagai kota toleran peringkat 2 se-Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran perempuan dalam gerakan anti radikalisme di kota Salatiga, namun pada tahap pertama penelitian ini diawali dengan menggali data dari lingkup terkecil yaitu kampus IAIN Salatiga, sebagai bagian dari kota Salatiga. Para perempuan yang bernanung di lembaga IAIN Salatiga pada dasarnya adalah juga bagian dari warga kota Salatiga, yang berkiprah untuk kota Salatiga. Terciptanya kota yang damai dalam keberagaman dan penuh toleransi tidak akan terwujut tanpa dukungan institusi- institusi yang membangun tegaknnya kota tersebut. Salah satu institusi penopang berdiri kota Salatiga sebagai kota yang damai adalah IAIN Salatiga, IAIN Salatiga merupakan perguruan tinggi agama Islam yang berdiri berdampingan dengan perguruan tinggi besar dan tua yaitu UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana). Dari namanya kita semua tahu bahwa perguruan tingi ini berada dalam naungan yayasan Kristen. Kampus I IAIN Salatiga bahkan bersebelahan dengan SMP dan SMK Kristen. Masyarakat yang tinggal di sekitar kampus 1, 2 dan 3 IAIN Salatiga sebagian beragama Nasrani. Sebagaimana wilayah lain yang masyarakat heterogen, sebenarnya rawan terjadi konflik. Namun dukungn berbagai seluruh komponen masyarakat Salatiga, hal ini tidak terjadi. Sebuah perguruan tinggi negeri keagamaan satu-satunya di Salatiga ini tentu mempunyai peran besar dalam mencipatakan suasana damai dan bermartabat sebagaimana tertuang dalam visi IAIN Salatiga. Penelitian memaparkan peran perempuan civitas akademik IAIN Salatiga dalam menjaga kerukunan antar umat beragama tanpa harus kehilangan aqidah keislamannya. Perempuan dijadikan fokus penelitian karena jumlah mahasiswa perempuan sebenar 65 % dari jumlah total mahasiswa, sementara jumlah ketua program studi dan karyawan perempuan IAIN Salatiga jauh lebih banyak dari laki-laki.

Item Type: Book
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 10 Jan 2022 22:55
Last Modified: 10 Jan 2022 22:55
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/12737

Actions (login required)

View Item View Item