PENERAPAN METODE WAHDAH DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUNTAHA CEBONGAN ARGOMULYO SALATIGA

Khoirunisa, Tutik (2016) PENERAPAN METODE WAHDAH DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI PONDOK PESANTREN AL-MUNTAHA CEBONGAN ARGOMULYO SALATIGA. Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
PENERAPAN METODE WAHDAH PDF.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini terfokus pada penerapan metode wahdah dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an bagi santri di podok pesantren Al-Muntaha. Metode wahdah adalah merupakan menghafalkan al-Qur’an dengan cara satu persatu terhadap ayat yang hendak dihafalnya secara berulang-ulang. Tidak sedikit dari santri yang mengeluhkan tentang sulitnya menghafal al-Qur’an, itu disebabkan banyaknya santri yang belum mengetahui tentang metode-metode yang dapat digunakan dalam menghafal al-Qur’an. Agar menghafal al-Qur’an menjadi lebih ringan, tentu sebagai santri harus memahami berbagai metode yang dapat diterapkan dalam menghafal. Pertanyaan utama yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah (1) bagaimanakah penerapan metode wahdah dalam meningkatkan hafalan santri?. Dan (2) bagaimanakah efektivitas metode wahdah dalam hafalan santri?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik data melalui observasi dan wawancara. Metode analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas santri menerapkan metode wahdah dalam meningkatkan hafalannya. Para santri banyak yang belum mengetahui metode apa yang digunakannya, melalui wawancara ini mereka mengungkapkan cara mereka dalam menghafal setelah itu peneliti menyimpulkan. Para santri menerapkan metode ini karena mereka merasa cocok dengan cara yang digunakannya. Para santri menggunakan metode wahdah dengan cara (a) mempersiapkan al-Qur’an pojok, (b) membaca satu persatu ayat-ayat yang hendak dihafalnya, dan (c) setiap ayat yang hendak dihafalkan dibaca berulang-ulang sepuluh sampai dua puluh kali hingga membentuk pola dalam bayangannya. Metode wahdah terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan. Dari hasil penelitian terbukti bahwa mayoritas santri yang menggunakan metode wahdah mampu menyelesaikan hafalannya dengan waktu yang relatif singkat dan standar. Sedangkan santri yang menggunakan metode lain, membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan santri yang menggunakan metode yang wahdah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 23 Mar 2017 02:15
Last Modified: 23 Mar 2017 02:15
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1349

Actions (login required)

View Item View Item