Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural di SMK N 3 Salatiga Tahun 2016

Fitriyaningsih, Fitriyaningsih (2016) Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural di SMK N 3 Salatiga Tahun 2016. Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
skripsi fitriyaningsih 111-12-032.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan agama Islam berwawasan multikultural dan keberagaman kultur siswa di SMK N 3 Salatiga. Pertanyaan utama yang akan dijawab melalui penelitian ini adalah (1) Bagaimana keberagaman multikultural yang ada di SMK N 3 Salatiga? (2) Bagaimana pelaksanaan pendidikan agama Islam berwawasan multikultural di SMK N 3 Salatiga? (3) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendidikan multikultural di SMK N 3 Salatiga? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti medapatkan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah Siswa, Kepala Sekolah, dan Guru PAI. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) keberagam multikultural yang ada yaitu Agama Islam, Kristen, Khatolik, ada siswa yang berasal dari kota maupun dari kabupaten , selain itu keberagaman yang adapun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, budaya, dan gender. (2) Pelaksanaan pendidikan agama Islam berwawasan multikultural sudah sesuai dengan kurikulum yang digunakan. a) siswa yang non Islam saat proses pembelajaran berlangsung ternyata banyak yang tinggal didalam kelas sebagai siswa pasif daripada keluar kelas, b) dalam penyampaian materinya pun melalui metode baik itu metode diskusi, ceramah, TIK, sebab akibat, maupun yang lainnya. c) Selain itu proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas melainkan diluar kelas pun di adakan kegiatan. (3) Faktor pendukung dan penghambat pendidikan agama Islam berwawasan multikultural yaitu : a) faktor pendukung : sudah menyediakan tenaga guru sesuai dengan agamanya masing-masing, sarana prasarana cukup memadai, dan adanya dukungan dari pihak sekolah memberi kebijakan bagi siswa yang beragama non Islam diberi kebebasan untuk tinggal di kelas atau keluar kelas saat pembelajaran agama Islam berlangsung. b) faktor penghambat : kurang komunikasi antara siswa dengan wali kelas ketika ada sebuah masalah, ada sebagian siswa yang belum bisa baca Al-Qur’an dengan baik, dari sisi pembiayaan masih kurang, dari pihak guru belum ada persepsi yang sama mengenai nilai-nilai kultural, serta tidak ada dukungan dari orang tua.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 10 Apr 2017 03:45
Last Modified: 10 Apr 2017 03:45
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1439

Actions (login required)

View Item View Item