Pengembangan Nilai-Nilai Kecerdasan Spiritual dalam Ibadah Puasa Perspektif Tasawuf

Handayani, Novia (2016) Pengembangan Nilai-Nilai Kecerdasan Spiritual dalam Ibadah Puasa Perspektif Tasawuf. Other thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

[img] Text
SKRIPSI NOVIA HANDAYANI 11112057.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan nilai-nilai kecerdasan spiritual dalam ibadah puasa prespektif tasawuf. Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah konsep kecerdasan spiritual?, 2) Bagaimanakah konsep puasa perspektif tasawuf?, 3) Bagaimanakan pengembangan kecerdasan spiritual dalam ibadah puasa perspektif tasawuf? Penelitianinimenggunakanmetodelibrary researchyaitupenelitiandimanaobjekpenelitiannyadigalidengancaramembaca, memahamisertamenelaahbuku-buku, kitab-kitabtafsirsertasumber-sumber yang berkenaandenganpermasalahan yang ada. Adapunteknikpengumpulandatanyamenggunakanmetodedokumentasi,yaitumencari data mengenaihal-halatauvariableberupabuku, catatan, suratkabar, note tulen, agenda dan lain-lain. Sedangkananalisisdatanyamenggunakanmetodedeskriptifdanmetodeinduktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah-langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah menuju manusia seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid serta berprinsip hanya karena Allah. Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan ruhani, maka takwa adalah efek dari kecerdasan ruhani itu. Untuk mengembangkan kecerdasan spiritual dapat dilakukan dengan melaksanakan ibadah salah satunya adalah puasa. Akan tetapi puasa yang dapat menumbuhkan kecerdasan spiritual bukan hanya puasa yang sekedar dilakukan oleh fisik manusia hanya dengan menahan makan, minum dan hubungan sekdalam waktu yang ditentukan (makna Fiqih), namun lebih dari itu puasa yang dapat menumbuhkan kecerdasan spiritual adalah puasa yang melibatkan hati, dan menjaga segala nafsu yang mengajak kepada kemaksiatan dan dianggap batal puasanya apabila sedikit saja hati lalai kepada Allah (makna Tasawuf).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Tassawuf dan sufisme
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 12 Apr 2017 03:31
Last Modified: 12 Apr 2017 03:31
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1505

Actions (login required)

View Item View Item