Efektifitas Teknik Self-Instruction dalam Mereduksi Stress Akademik pada Siswa Kelas XI MA YAROBI Kec. Grobogan, Kab. Grobogan Tahun 2016/2017

Sayekti, Enggar (2017) Efektifitas Teknik Self-Instruction dalam Mereduksi Stress Akademik pada Siswa Kelas XI MA YAROBI Kec. Grobogan, Kab. Grobogan Tahun 2016/2017. Other thesis, IAIN Salatiga.

[img] Text
ENGGAR SAYEKTI PAI 111 11 132.pdf

Download (3MB)

Abstract

Fenomena stress akademik yang terjadi di MA Yarobi Kec. Grobogan, Kab. Grobogan itu sendiri adalah banyaknya siswa yang bolos pada saat jam pelajaran berlangsung, banyak juga siswa yang mengaku jarang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, menggerutu ketika guru memberikan tugas serta tidak merasakan kepuasan terhadap penjelasan guru di depan kelas. Selain itu, prestasi belajar yang diperoleh siswa menurun tidak memenuhi KKM baik dalam mata pelajaran maupun KKM yang telah ditentukan sekolah. Hal tersebut dapat dijadikan salah satu dasar untuk melakukan penelitian ini secara lebih mendalam. Adapun rumusan permasalahan yang penulis teliti, sebagai berikut:(1) Bagaimana pelaksanaan teknik self-instruction pada siswa? (2) Bagaimana tingkat stres akademik siswasebelum dan sesudah pelaksanaan bimbingan dengan teknik self instruction? (3) Apakah teknik self-instruction efektif untuk mereduksi stres akademik siswa? Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif mendekatkan analisis data numerik (angka) yang dianalisis dengan metode statistik, teknik pengumpulan data menggunakan angket, interview dan observasi. Analisa data dengan penelitian jenis One-Group Pretest-Posttest Design(hasil perlakuan akan dibandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan teknik self-instruction efektif dalam mereduksi stress akademik pada siswa kelas XI MA YAROBI, Kec. Grobogan, Kab. Grobogan tahun 2016/2017. 1) Pelaksanaan teknik self-instruction guru bertindak sebagai model: (a) bertanya, (b) menjawab pertanyaan, (c) membimbing diri dan memfokuskan perhatian, (d) mengevaluasi diri dan mengoreksi kesalahan, (e) self-reinforcement. Kegiatan bimbingan dilaksanakan dalam 3 sesi, yakni: sesi pertama sebagai perkenalan dan untuk mengetahui tingkat stress akademik yang dialami siswa (siswa mengerjakan angket sebagai pre-test). Sesi kedua, pemberian perlakuan teknik self instruction (evaluasi siswa terhadap guru dalam menyampaikan materi, guru dan peneliti menilai siswa dilihat dari aspek perilaku, pikiran dan emosi). Sesi ketiga, merupakan evaluasi yakni siswa mengerjakan angket yang sama untuk menilai stress akademik setelah dilakukan tindakan sebagai post-test; 2) Berdasarkan tabel perbandingan pre-test dan post-test, menunjukkan terdapat 20 siswa pada variabel sesudah mengalami peningkatan dari pada variabel sebelum. Rata-rata rangking (mean rank) = 10,50 merupakan pengurangan nilai rata-rata post-test sebesar 67,65 dengan nilai pretest sebesar 56,60; 3) Berdasarkan tabel paired samples test nilai thitung sebesar -16,102 dengan sig 0.000. Tabel distribusi t dicari pada α = 5% : 2 = 2,5% dengan derajat kebebasan (df) n-1 atau 20-1 = 19. Hasil perhitungan yang didapat dari nilai signifikansi 0,05 > 0,000 dan t hitung (-16.015) < t tabel (2.093).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 26 Apr 2017 07:46
Last Modified: 26 Apr 2017 07:46
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/1634

Actions (login required)

View Item View Item