Optimalisasi Peran KUA Dalam Menanggulangi Maraknya Illegal Wedding di Kota Salatiga

Zumrotun, Siti (2014) Optimalisasi Peran KUA Dalam Menanggulangi Maraknya Illegal Wedding di Kota Salatiga. Project Report. IAIN Salatiga, IAIN Salatiga.

[img] Text
A.Upload.Optimalisasi.Peran.KUA.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul: Peran Kantor Urusan Agama Dalam Menanggulangi Illegal Wedding ini berawal dari keprihatinan peneliti terhadap rendahnya kesadaran hukum dan juga adminstrasi dalam melakukan pernikahan. Sehingga tanpa merasa sebetulnya msayarkat telah melakukan praktik pernikahan yang berdampak pada anak dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Fokus penelitian adalah masyarakat Kutowinangun terutama yang tidak bisa membaca al Qur’an. Sedangkan analisis data dilakukan secara induktif, yaitu analisis berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam rangka menjawab apakah faktor-faktor yang mempengaruhi orang tidak bisa membaca al Qur’an, usaha yang dilakukan dan peran KUA Kecamatan Timgkir. Setelah diadakan penelitian secara mendalam bisa disimpulakan bahwa faktor yang melatarbelakanngi umat Islam tidak bisa membaca al Qur’an ada dua yaitu baik faktor internal maupun ekstenal. Faktor internal tersebut antara lain: peran orang tua, suasana rumah, ekonomi keluarga, dan juga minat anak itu sendiri. Sedangkan faktor ektenal antara lain: lingkungan masyarakat yang tidak mengenal ilmu agama. Minimnya tempat-tempat atau lembaga pendidikan baik formal maupun non formal. Baik di Mushalla, masjid atau bahkan rumah kyai. Jarak tempuh yang lumayan jauh. Langkanya guru ngaji atau kyai. minimnya guru ngaji. Usaha usaha yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Kutowinangun dalam Membratas Buta Akasa Arab (Al Qur’an) antara lain: Mendirikan lembaga non formal semacam TPA. Mendorong orangtua untuk memasukkan anak-anaknya ke tempat belajar membaca al Qur’an dengan. Mengadakan majlis-majlis ta’lim yang memfokuskan pada tafsir Al Qur’an. Mengadakan majlis khusus belajar membaca al Qur’an khusus ibu-ibu. Seperti yang terjadi di Karang Duwet dan Butuh. Mengubah metode yang dulu memakai metode bagdady sekarang dengan metode iqra’. Peran KUA Kecamatan Tingkir dalam melayani kebutuhan masyarakat dalam meningkat kemampuan baca Al Qur’an sangat rendah. Hal ini dikarenakan beberapa faktor. Baik intern maupun ekstern. Adapun yang termasuk faktor ekstern antara lain: Jenjang organisasinya sampai ke Menteri, lumayan panjang. untuk sebuah pelayanan publik. Terbatasnya anggaran. Adapun faktor yang dari dalam antara lain: Sering terjadinya job yang berlebihan. Kurangnya kesadaran dan kepekaan dalam mengantisipasi permasalahan yang disebabkan karena background pendidikan dan kualitas SDM. Kurang adanya kerjasama yang baik dengan instansi-insatnsi terkait dan lembaga kegamaan tingkat baik tingkat di atasnya maupun di bawahnya. Kurangnya partisipasi dan bantuan dari instansi lain serta lembaga keagamaan terutama dalam tugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 02 May 2018 02:11
Last Modified: 12 Feb 2019 01:33
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/4006

Actions (login required)

View Item View Item