TRADISI PINGIN PENGANTIN DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM (Study Kasus Ds. Klalingan Kec. Klego Kab. Boyolali)

Hidayah, Nurul (2015) TRADISI PINGIN PENGANTIN DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM (Study Kasus Ds. Klalingan Kec. Klego Kab. Boyolali). Other thesis, IAIN Salatiga.

[img]
Preview
Text
Nurul Hidayah_21111005.pdf

Download (778kB) | Preview
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Apa yang di maksud dengan tradisi pingitan tersebut serta tujuannya?(2) Bagaimana pandangan masyarakat tentang tradisi pingitan tersebut? (3) Bagaimana pandangan hukum Islam tentang tradisi pingitan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metodelogi penelitian kualitatif. Metedo pengumpulan datanya penyusun menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan pendekatan historis dan fenomenologis untuk memperoleh data yang akurat (benar dan jelas). Data yang diperoleh peneliti dari beberapa informan di desa Klalingan Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali ini adalah tradisi “Pingit pengantin ” tidak wajib dilaksanakan, dan boleh digunakan untuk menjaga calon pengantin, dan persiapan diri bagi calaon pengantin dalam menghadapi hari pernikahan. Dalam kaedah fiqh dijelaskan bahwasanya suatu tradisi bisa sebagai hujjah yang wajib dikerjakan jika tradisi itu digunakan oleh kebanyakan orang, tetapi untuk sebagian besar masyarakat desa Klalingan masih dan akan melestarikan tradisi pingitan tersebut karena tradsi pingitan tersebut adalah tradisi warisan nenek moyang yang harus dilestarikan dan kepercayan masyarakat Klalingan terhadap musibah yang didapat apabila tidak melakukan tradisi pingitan tersebut menjadi salah satu alasan yang kuat bagi masyarakat desa Klalingan untuk tidak meninggalkan tradisi pingitan tersebut. Tradisi “pingit pengantin” ini termasuk Urf shahih yakni urf yang baik dan dapat diterima karena tidak bertentangan dengan syara‟. Atau kebiasaan yang berlaku di tengah-tengah masyarakat yang tidak bertentangan dengan nash (ayat Al-Qur‟an atau hadits), tidak menghilangkan kemaslahatan mereka, dan tidak pula membawa mudharat kepada mereka

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2016 01:51
Last Modified: 23 Feb 2016 01:51
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/449

Actions (login required)

View Item View Item