PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI MEDIA TEKA-TEKI SILANG DAN METODE TALKING STICK PADA SISWA KELAS V MI MAARIF KUTOWINANGUN KELURAKAN KUTOWINANGUN LOR KECAMATAN TINGKIR KOTA SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Hana, Nailul (2018) PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI MEDIA TEKA-TEKI SILANG DAN METODE TALKING STICK PADA SISWA KELAS V MI MAARIF KUTOWINANGUN KELURAKAN KUTOWINANGUN LOR KECAMATAN TINGKIR KOTA SALATIGA TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
nailul hana.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan dan penerapan media teka-teki silang dan metode talking stick dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada siswa kelas V MI Ma’arif Kutowinangun Kelurahan Kutowinangu Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga Tahun Pelajaran 2018. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Ma’arif Kutowinangun yang terdiri dari 24 siswa yaitu 17 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu tes tertulis, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan cara membandingkan pencapaian nilai hasil belajar tiap siklus dengan ditandai peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dan penerapan media teka-teki silang dan metode talking stick dapat meningkatkan hasi belajar siswa. Kriteria ketuntasan klasikal yang harus dicapai adalah 85% . Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pra siklus sebelum menggunakan dan menerapkan media teka-teki silang dan metode talking stick hanya 41,67% (10 siswa) yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan 58,33% (14 siswa) belum memenuhi KKM meningkat pada siklus I yang menunjukkan bahwa siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal 66,67% (18 siswa yang tuntas) dengan nilai rata-rata 73,70 sedangkan pada siklus II kriteria ketuntasan klasikal sebesar 91,6 7% (22 siswa yang tuntas) dengan nilai rata-ratanya adalah 86,25 . Dengan demikian, hasil belajar yang diperoleh siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Terapan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 29 Oct 2018 01:33
Last Modified: 29 Oct 2018 01:33
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/4492

Actions (login required)

View Item View Item