Strategi Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Menghadapi Tantangan Era Globalisasi (Studi Kasus di Pondok Pesantren al-Muntaha, Kota Salatiga)

Lutfiyati, Izza Laila (2018) Strategi Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Menghadapi Tantangan Era Globalisasi (Studi Kasus di Pondok Pesantren al-Muntaha, Kota Salatiga). Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
skripsi jadi satu fiks.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran pondok pesantren dalam menghadapi tantangan era globalisasi (studi kasus pondok pesantren al-Muntaha, kota Salatiga). Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apa tantangan pondok pesantren al-Muntaha di era globalisasi? (2) Bagaimana strategi pembelajaran yang diterapkan pondok pesantren al-Muntaha dalam menghadapi tantangan era globalisasi? Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah pengasuh pesantren, ustadzah, lurah pesantren, pengurus pesantren, serta para santri di pondok pesantren al-Muntaha. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) tantangan yang dihadapi pondok pesantren al-Muntaha era globalisasi meliputi bidang teknologi dan bidang pendidikan. Bidang teknologi yang terdiri dari dampak positif dan negatif. Dampak positifnya berupa untuk mempermudah kegiatan pembelajarannya baik di sekolah atau di pesantren. Adapun dampak negatifnya berupa santri lebih menyukai berbagai acara hiburan didalamnya sehingga ketika kegiatan pembelajaran di pondok berlangsung masih banyak santri yang kurang bisa memanagemen waktu dengan baik. Bidang pendidikan yang berupa motivasi santri dalam hal belajar semakin menurun. (2) strategi pembelajaran yang di terapkan di pondok pesantren al-Muntaha meliputi pertama, dengan memperketat peraturan yang meliputi tidak mudah memberikan izin kepada santri, terutama izin dalam acara kegiatan dan pulang. hal ini bertujuan agar santri tetap mengikuti pembelajaran pondok sehingga mereka tidak tertinggal jauh dari materi yang diajarkan. Kedua, Tidak diperkenankan membawa gadget selama pembelajaran berlangsung, Biasanya, gadget dikumpulkan menjelang maghrib hingga selesainya kegiatan. Ketiga, Semakin banyaknya kegiatan di pondok pesantren al-Muntaha berupa pembelajaran, ekstrakulikuler, adanya seminar dari luar, penyuluhan dan promosi-promosi dari luar, adanya sosialisasi dengan pengasuh. Keempat, Mengikuti beberapa lomba antar kota meliputi Musabaqah Syahril Qur’an tingkat kota Salatiga dan Provinsi Jawa Tengah, Musabaqah bil Hifdzi Qur’an 5 juz, 10 juz dan 20 juz tingkat kota Salatiga, Musabaqah Fahmil Qur’an tingkat kota Salatiga, dan Musabaqah Qira’atul Qutub tingkat kota Salatiga. Kelima, Memiliki progam unggulan tahfidzul Qur’an

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Terapan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 30 Oct 2018 03:30
Last Modified: 30 Oct 2018 03:30
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/4531

Actions (login required)

View Item View Item