PENOLAKAN JENAZAH NON MUSLIM DI TANAH MAKAM PUNGKRUK SARIDI DESA KESONGO DALAM PERSPEKRIF HUKUM ISLAM DAN PP NO.9/1987 TENTANG PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN TANAH UNTUK KEPERLUAN TANAH PEMAKAMAN

Khomidah, Ulfa nur (2018) PENOLAKAN JENAZAH NON MUSLIM DI TANAH MAKAM PUNGKRUK SARIDI DESA KESONGO DALAM PERSPEKRIF HUKUM ISLAM DAN PP NO.9/1987 TENTANG PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN TANAH UNTUK KEPERLUAN TANAH PEMAKAMAN. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
ULFA NUR KHAMIDAH.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Nur Khamidah, Ulfa. 2018. Penolakan Jenazah Non Muslim di Tanah Makam Pungkruk Sari dalam Perspektif Hukum Islam dan PP No.9 Tentang Penyediaan dan Penggunaan Tanah untuk Keperluan Tempat Pemakaman. Skripsi. Salatiga: Jurusan Syari’ah. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Dosen Pembimbing: Evi Ariyani, S.H., M.H. Kata Kunci: Penolakan, Pemakaman, Perspektif Hukum Islam dan PP No.9/1978 Penelitian ini merupkan upaya untuk mengetahui tentang adanya Penolakan Jenazah Non Muslim di makam Pungkruk Sari Desa Kesongo. Fokus penelitian yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah (1)Mengapa terjadi penolakan pemakaman jenazah non muslim di tanah makam Punkruk Sari di desa Kesongo?, (2) Bagaimana tinjauan hukum islam dan PP No. 9/ 1987 tentang penyedian dan penggunaan tanah untuk keperluan tanah pemakaman terhadap penolakan jenazah non muslim di tanah makam Pungkruk Sari desa Kesongo?.Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif yang digunakan bersifat deskriptif yaitu untuk menggambarka data yang seteliti mungkin tentang keadaan atau gejala-gejala bisa berupa masalah dalam bentuk lain seperti dokumen, foto, catatan. Pendekatan dalam penelitian adalah pendekatan Yuridis-Normatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis melalui proses analisis dengan menggunakan peraturan hukum, asas hukum, teori-teori hukum dan pengertian hukum. Kesimpulan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah adanya faktor Kepercayaan dan faktor adat dalam warga yang mendasari terjadinya penolakan pemakaman yang berdasarka tinjauan dari pasal 4 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1987 tindakan warga terhadap penolakan pemakaman belum sesuai bahwasannya dituliskan bahwa setiap orang harus mendapatkan perlakuan yang sama untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum serta memperhatikan pengelompokan berdasarkan masing-masing pemeluk agama. Dan berdasarkan hadis Basyir dan Ibnu Hazm tindakan warga terhadap penolakan pemakaman sudah sesuai yang tidak mencampurkan atau tidak berdekatan pekuburan Muslim dengan pekuburan Non Muslim.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 12 Nov 2018 14:23
Last Modified: 12 Nov 2018 14:23
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/4695

Actions (login required)

View Item View Item