STATUS PERNIKAHAN KARENA MURTAD (Studi Perbandingan Fiqh dengan Hukum Islam Positif)

Umam, Choerul (2015) STATUS PERNIKAHAN KARENA MURTAD (Studi Perbandingan Fiqh dengan Hukum Islam Positif). Other thesis, IAIN Salatiga.

[img]
Preview
Text
Choerul Umam_21110004.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/

Abstract

Dalam penelitian ini penulis bermaksud untuk menjelaskan tentang status pernikahan yang murtad dilakukan oleh suami atau istri dalam Fiqh dengan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam yang kemudian dibandingkan atau dikomparasikan. Berdasarkan paparan latar belakang dan batasan masalah tersebut, maka penelitian ini dimaksudkan untuk merumuskan 1. Bagaimana status pernikahan apabila salah satu pasangan murtad berdasarkan fiqh? 2. Bagaimana status pernikahan apabila salah satu pasangan murtad berdasarkan Undang-undang Perkawinan No 1 tahun 1974? 3. Bagaimana upaya penyelesaian pernikahan karena salah satu pasangan murtad dalam fiqh dan Undang-undang perkawinan di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penelitian ini menggunakan pendekatan Yuridis Normatif, yaitu dengan menganalisis tentang perbandingan Hukum Islam dengan Undang-Undang No.1 Tahun 1974. Sehubungan dengan jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, maka pendekatan penulisan yang digunakan dalam skripsi ini adalah Statute Approach (pendekatan perundang-undangan) dengan metode Conceptual Approach (pendekatan konseptual). Instrumen Penelitian menggunakan sumber data yang dipakai oleh penelitian ini adalah bahan hukum primer,sekunder dan tersier yaitu Hukum Islam dan Undang-undang Perkawinan di Indonesia. Dalam penelusuran bahan hukum ini melakukan langkah inventarisasi, pemahaman, penafsiran, dan pengklasifikasian tentang murtad menjadikan fasakh (pembatalan) dalam pernikahan. Dalam metode analisis ini yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Metode deskriptif dalam penelitian ini, terdapat pada bab II mengenai gambaran secara global fasakhnya suatu perkawinan karena murtad, kemudian dilanjutkan pada bab III yang dideskripsikan dalam pandangan hukum Islam (fiqh) dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, dalam bab IV sebagai analisis dari bab III. Penulis melakukan analisis dan menuangkan dalam naskah ini. Dalam melakukan analisis bahan hukum, penulis menggunakan teknik berfikir induktif, deduktif, dan komparatif. Hasil dari teori penelitian ini menjawab rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, yaitu status pernikahan karena murtad yang kurang jelas dalam Undang-undang No 1 Tahun 1974 yang mengatur pembatalan perkawinan karena perbuatan murtad yang dilakukan pihak suami atau istri. Sehingga tidak sejalan dengan Hukum Islam yang mengatur secara tegas tentang perbuatan murtad yang dilakukan oleh suami istri dalam pembatalan perkawinannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2016 03:43
Last Modified: 23 Feb 2016 03:43
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/476

Actions (login required)

View Item View Item