IMPLEMENTASI PENDEKATAN ILMIAH (SCIENTIFIC APPROACH) DAN PENILAIAN OTENTIK (AUTHENTIC ASSESSMENT) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI KURIKULUM 2013 (Studi Kasus di SMK Telekomunikasi Tunas HarapanTengaran Kab. Semarang dan SMK Negeri 1 Tengaran Kab. Semarang

Wulansari, Zakiyah (2015) IMPLEMENTASI PENDEKATAN ILMIAH (SCIENTIFIC APPROACH) DAN PENILAIAN OTENTIK (AUTHENTIC ASSESSMENT) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI KURIKULUM 2013 (Studi Kasus di SMK Telekomunikasi Tunas HarapanTengaran Kab. Semarang dan SMK Negeri 1 Tengaran Kab. Semarang. Other thesis, IAIN Salatiga.

[img]
Preview
Text
Zakiyah Wulansari_M.1.12.018.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/

Abstract

IMPLEMENTASI PENDEKATAN ILMIAH DAN PENILAIAN OTENTIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI KURIKULUM 2013 (Studi Kasus di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan Tengaran Kab. Semarang dan SMK Negeri 1 Tengaran Kab. Semarang) Kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh lembaga pendidikan. Penyempurnaan kurikulum yang berkelanjutan merupakan keharusan agar sistem pendidikan nasional selalu relevan dan kompetitif. Pada saat ini kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari KTSP 2006 dan KBK 2004. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendekatan ilmiah (scientific) dan penilaian otentik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kurikulum 2013 (studi kasus di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan dan SMK Negeri 1 Tengaran). Penelitian ini membahas (1) Pemahaman guru PAI dan Budi Pekerti terhadap kurikulum 2013 (2) Respon guru (3) Implementasi pendekatan ilmiah (scientific) dan penilaian otentik pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti (4) Kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013 yang diterapkan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksploratif kualitatif. Subyeknya adalah guru pengampu mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti secara khusus. Instrumen yang digunakan adalah studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang dianalisis adalah Permendikbud No 65 dan 66, RPP, rekaman proses pembelajaran di kelas, penilaian yang digunakan, dan hasil wawancara Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Guru mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti memahami aturan yang tertera dalam PP No 65 dan 66, baik secara administratif berupa RPP, pendekatan ilmiah dan penilaian otentik. (2) Respon positif diberikan guru mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti terhadap implementasi kurikulum 2013. Selain penambahan struktur kurikulum menjadi tiga jam, model pendekatan yang digunakan mampu menjadikan guru sebagai fasilitator bagi siswa dan sumber belajar bisa diambilkan dari berbagai pihak. Walaupun keluhan guru tentang implementasi penilaian otentik, karena dianggap merepotkan. (3) Guru telah melaksanakan pendekatan scientificyang meliputi mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasi pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Proses menanya yang idealnya dilakukan oleh siswa secara langsung, namun masih dibutuhkan stimulus dari guru. Implementasi penilaian otentik dilaksanakan, walaupun masih terdapat kebingungan dari guru ketika harus melakukan penilaian sikap dan ketrampilan secara utuh yang sesuai dengan permendikbud No 66 tentang penilaian. (4) Kelebihannya pendekatan yang dikembangkan mampu mengembangkan kreatifitas siswa dan penilaian yang digunakan menyeluruh tiga ranah. Hambatan yang ada diantaranya kurangnya kesiapan guru dan siswa serta kurangnya sarana prasarana yang memada

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Pascasarjana
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2016 06:10
Last Modified: 23 Feb 2016 06:10
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/492

Actions (login required)

View Item View Item