BENTUK KHIYAR DALAM JUAL BELI DI PASAR BANDARJO UNGARAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Rahmawati, Arfa Laila (2019) BENTUK KHIYAR DALAM JUAL BELI DI PASAR BANDARJO UNGARAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Other thesis, Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah.

[img] Text
SKRIPSI FIX.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id

Abstract

Arfa Laila Rahmawati. 2018. Bentuk Khiyar Dalam Jual Beli Di Pasar Bandarjo Ungaran Menurut Perspektif Hukum Islam. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga.Pembimbing, Dr. Siti Zumrotun, M. Ag. Kata Kunci: Khiyar, Pasar Bandarjo Ungaran Khiyar merupakan hak pilih salah satu kedua belah pihak untuk melangsungkanatau membatalkan jualbeli. Hak khiyar ditetapkan syariat islam bagi orang-orang yang melaksanakan jual beli agar tidak dirugikan dalam transaksi jual beli. Salah satunya di Pasar Bandarjo Ungaran telah memperselisihkan khiyar. Proses khiyar yang tidak di aplikasikan secara menyeluruh karena sering kali pembeli merasa kurang puas dengan barang yang telah diberi, apabila mendapati cacat atau tidak sesuai ukuran dengan tidak boleh dikembalikan atau dibatalkan. Dari latar belakang diatas, maka rumusan masalahnya adalah pertama, bagaimana praktik khiyar dalam jual beli di Pasar Bandarjo Ungaran? Kedua, Apa saja bentuk-bentuk khiyar dalam jual beli di Pasar Bandarjo Ungaran? Dan Ketiga, apakah bentuk khiyar dalam jual beli di Pasar Bandarjo Ungaran sesuai dengan hokum islam?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan, penelitian yang langsung dilakukan di Pasar Bandarjo Ungaran dengan sifat penelitian deskriptif dan untuk memecahkan masalah dengan pendekatan yuridis dengan analisa kualitatif. Data diperoleh melalui observasi ketempat penelitian secara langsung yaitu Pasar Bandarjo Ungaran dan wawancara dengan pihak yang mendukung, yaitu kepala pasar, penjual, dan pembeli. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu praktik khiyar dalam jual beli yang dilakukan pedagang dan pembeli apabila mendapati cacat barang atau tidak sesuai ukuran, bukanlah pembatalan melainkan tetap melanjutkan jual beli dengan syarat tukar barang yang sudah dibeli dengan barang yang sejenis atau seharga, bias juga tukar tambah, dan tukar yang lebih murah. Khiyar yang sering terjadi di Pasar Bandarjo Ungaran yaitu khiyar „aib dan khiyar syarat. Bentuk khiyar dalam jual beli di Pasar Bandarjo Ungaran dalam hokum islam ini diperbolehkan. Hal ini dikaitkan dengan „urf, tukar barang menjadi kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang oleh masyarakat dalam jual beli.dimana kebiasaan itu di anggap baik dan selagi kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan dan atas dasar suka sama suka.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 08 Apr 2019 06:35
Last Modified: 08 Apr 2019 06:35
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/5213

Actions (login required)

View Item View Item