KESANTUNAN BERBAHASA ANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (KAJIAN PRAGMATIK IMPERATIF)PADA KELAS V DI MI MIFTAHUN NAJJIHIN DESA KAUMAN LOR KECAMATAN PABELAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Febriansyah, Riki (2019) KESANTUNAN BERBAHASA ANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (KAJIAN PRAGMATIK IMPERATIF)PADA KELAS V DI MI MIFTAHUN NAJJIHIN DESA KAUMAN LOR KECAMATAN PABELAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
JADI riki.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) wujud kesantunan berbahasa pragmatik imperatif guru berdasarkan kesantunan dalam interaksi belajar mengajar pada kelas V MI Miftahun Najjihin; (2) wujud kesantunan berbahasa pragmatik imperatif siswa berdasarkan kesantunan pragmatik dalam interaksi belajar mengajar pada kelas V MI Miftahun Najjihin Desa Kauman Lor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah wujud kesantunan pragmatik imperatif dalam interaksi belajar mengajar pada kelas V MI Miftahun Najjihin Desa Kauman Lor. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa dalam interaksi belajar mengajar pada kelas V MI Miftahun Najjihin Desa Kauman Lor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik pengamatan dan teknik catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan, yakni pengumpulan data, pereduksian data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) wujud kesantunan pragmatik imperatif guru siswa dan antar siswa dalam interaksi belajar mengajar di kelas V MI Miftahun Najjihin Desa Kauman Lor, yaitu wujud tuturan fungsi komunikatif yang ditemukan menyatakan makna pragmatik imperatif suruhan, ajakan, permohonan, persilaan, dan larangan, (2) wujud kesantunan pragmatik imperatif siswa dalam interaksi belajar mengajar di kelas V MI Miftahun Najjihin Desa Kauman Lor, yaitu wujud tuturan fungsi komunikatif adapula Penyebab penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa terdiri atas 7 macam, yaitu sengaja menuduh lawan tutur, sengaja berbicara tidak sesuai konteks,tidak memberikan rasa simpati, protektif terhadap pendapat, dorongan rasa emosi penutur, kritik secara langsung dengan kata-kata kasar, dan mengejek , Selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan kepada guru dan siswa agar memperhatikan penggunaan tindak tutur yang santun terhadap lawan tutur dalam interaksi belajar mengajar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Biografi dan Sejarah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 12 Apr 2019 06:47
Last Modified: 12 Apr 2019 06:47
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/5324

Actions (login required)

View Item View Item