“PEMAKNAAN SURAT AL-AHZAB AYAT 56 DALAM TRADISI BARZANJI” (Studi Living Qur’andi Ds. Ngawen, Kec. Ngawen, Kab. Klaten)

Fathiya, Tia Izzah (2019) “PEMAKNAAN SURAT AL-AHZAB AYAT 56 DALAM TRADISI BARZANJI” (Studi Living Qur’andi Ds. Ngawen, Kec. Ngawen, Kab. Klaten). Other thesis, IAIN Salatiga.

[img] Text
Tia PDF.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id

Abstract

Izzah Fathiya, Tia. 2019.Makna Shalawat dalam Tradisi Barzanji di Ds. Ngawen, Kec.Ngawen.Kab.Klaten(Studi living Qur’an pendekatan Psikologis).Skripsi. JurusanIlmu Al-Qur’an dan TafsirFakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Mohamad Nuryansah, M. Hum. Kata kunci: Tradisi, Barzanji, Living Qur’an Tradisi Barzanji atau shalawat sendiri merupakan salah satu bentuk kesenian Islam dan digunakan sebagai sarana dakwah yang sumbernya adalah kitab barzanji itu sendiri yang bertujuan untuk mengharapkan syafaat dari Rasulullah saw. Untuk mendalami kajian living Qur’an tradisi barzanji yang diterapkan di Ds. Ngawen, Kec. Ngawen, Kab. Klaten, peneliti membatasi skripsi inipada dua permasalahan.Pertama, Pemaknaan surat al-ahzab 56 daam Traidisi Barzanji oleh masyarakat desa Ngawen, dan Kedua Pengaruh tradisi barzanji terhadap psikologis jamaah tradisi barzanji. Penelitian skripsi ini hasil dari penelitian living Qur’andengan menggunakan metode kualitatif dengan mengambil data dari masyarakat Ds. Ngawen, Kec. Ngawen, Kab. Klaten sebagai objek peneliti. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian diolah sesuai dengan kebutuhan penelitian. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Prosesi tradisi barzanji dilaksanakan pada hari Senin malam ba’da Isya’ dengan diawali niat kemudian membaca surah al-Fatihah, kemudian membaca shalawat Nabi sebagai bentuk ta’dzim kepada Nabi saw. Kemudian dilanjutkan bersama-sama menyanyikan dan membacakan syair shalawat yang terdapat di dalamkitab al-Barzanji, Selanjutnya dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam dan seluruh jamaah diwajibkan berdiri karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Baginda Agung Nabi Muhammad saw., kemudian dilanjutkan do’a dan setelah itu diisi dengan Mauidhoh hasanah tentang makna dari kitab barzanji itu sendiri yang bertujuan agar masyarakat dapat memaknai dan meresapi apa yang mereka baca. (2) Masyarakat Ds. Ngawen, Kec. Ngawen Kab. Klaten memiliki pemaknaan yang berbeda-beda terhadap surat al-Ahzab ayat 56 diantaranya yaitu pertama, Mencintai Rasulullah saw., kedua, Mencontoh Akhlak Rasulullah saw., ketiga, Melestarikan tradisi yang sudah berkembang agar dapat bertahan seiring dengan perkembangan zaman.(3) Selain itu Tradisi Barzanji memiliki pengaruh terhadap Psikologis setiap individu yang dirasakan oleh jamaah tradisi barzanji Ds. Ngawen, Kec. Ngawen, Kab. Klaten, diantaranya adalah Merasa lebih Bersyukur terhadap Nikmat Allah swt., Merasa dapat menjadi pribadi yang lebih Tawadhu’ (Rendah Hati), Merasa dapat selalu menyerahkan segala urusan dan berserah diri (Tawakal) hanya kepada Allah, Merasa Qanaah (Merasa Cukup) atas apa yang Allah berikan dalam Hidup, Merasa lebih Sabar dalam menghadapi persoalan hidup, dan merasa menjadi pribadi yang lebih Amanah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Alqur'an
Divisions: Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 10 Sep 2019 03:13
Last Modified: 10 Sep 2019 03:13
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/5723

Actions (login required)

View Item View Item