Pendidikan Agama Pada Keluarga Broken Home di Kelurahan Banaran Kecamatan Boyolali Tahun 219

Chasanah, Nich'matul (2019) Pendidikan Agama Pada Keluarga Broken Home di Kelurahan Banaran Kecamatan Boyolali Tahun 219. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
PRINT 1.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Chasanah Nich’matul. 2019. “Pendidikan Agama Islam Pada Anak Keluarga Broken Home di Kelurahan Banaran Kecamatan Boyolali”. Skripsi Salatiga: Jurusan Pendidikan Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dra. H. Maryatin, M.Pd. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Keluarga Broken Home. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini pendidikan agama Islam adalah pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pribadi islam seutuhnya, menembangkan seluruh potensi manusian baik yang berbentuk jasmaniah maupun rohaniah, menumbuh suburkan hubungan yang harmonis setiap pribadi dengan Allah, manusia, dan alam semesta. Perceraian dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor bisa datang dari dalam keluarga seperti permasalahan suami istri yang berkelanjutan sampai mengakibatkan kekerasan dalam rumah tangga. Akibat dari perceraian antara bapak ibu dan anak yang menjadikan imbasnya adalah anak tersebut, adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana penerapan konsep pendidikan agama Islam pada keluarga broken home. 2) Bagaimana peran orang tua dalam pendidikan agama Islam pada keluarga broken home. 3) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan agama Islam pada anak keluarga broken home. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sekunder. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Jadi penelitian kualitatif ini menhasilkan data deskriptif berupa ucapan, tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. Jadi, dalam penelitian ini pengecekan keabsahan data digunakan untuk membuktikan bahwa apa yang telah diteliti oleh peneliti sesuai dengan kenyataan yang ada. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengujian triangulasi sebagaimana yang dijelaskan seperti diatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. 1)Pendidikan agama islam pada keluarga broken home. Dengan kesibukan bekerja bagi orang tuanya mereka tetap menyempatkan waktunya untuk membimbing belajar anaknya. Meskipun badan di rasa sangat capek dan lelah karena bekerja seharian penuh demi buah hati yaitu anaknya. 2)Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan agama Islam pada keluarga broken home. Orang tua dalam mendidik anaknya harus mempunyai komitmen untuk mendidik bersama dengan meminimalisasi perbedaan konsep tentang agama. Ada juga faktor penghambat dalam mendidik anak dengan anaknya di sekolah kan di SD yang programnya fullday. Maka anak sudah merasa capek dengan kegiatan sekolah dan rasa malas karena sudah mengantuk.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 27 Sep 2019 13:15
Last Modified: 27 Sep 2019 13:15
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/6381

Actions (login required)

View Item View Item