Upaya Guru dalam Memberikan Pendidikan Seksual Anak Baligh pada Anak Autis (Studi Kasus Guru PAI di Sekolah Luar Biasa Negeri Salatiga).

Khotimah, Elsa Khusnul (2019) Upaya Guru dalam Memberikan Pendidikan Seksual Anak Baligh pada Anak Autis (Studi Kasus Guru PAI di Sekolah Luar Biasa Negeri Salatiga). Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
skripsiku.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penyandang autis, baik anak maupun dewasa, adalah individu dengan keunikan pribadi. Mereka memiliki kombinasi perilaku yang membuat mereka berbeda dari individu normal. Pendidikan seksual merupakan hal yang sangat penting bagi semua individu, termasuk individu autis. Namun pada saat ini, pendidikan seksual masih dianggap tabu, banyak anak merasa bingung dengan perubahan pada dirinya ketka menginjak masa pubertas. Tujuan dari penlitian ini, adalah 1) Untuk mengetahui materi pendidikan seksual yang diberikan kepada anak autis. 2) Mengetahui strategi dan metode pendidikan seksual. 3) Mengetahui hambatan dan solusi dalam memberikan pendidikan seksual. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: 1) Materi pendidikan seksual yang diberikan kepada anak autis usia remaja di Sekolah Luar Biasa Negeri Salatiga adalah pengenalan jenis kelamin laki-laki dan perempuan, menjelaskan bagian-bagian dari tubuh anak laki-laki dan perempuan, serta cara merawatnya, membedakan antara laki-laki dan perempuan, memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dengan alat kelaminnya, dan perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta kapan dan dimana tempatnya. Sedangkan, pada anak perempuan ditambahkan materi pendidikan seksual tentang menjaga kebersihan reproduksi, dan menstruasi. 2) Strategi guru dalam memberikan pendidikan seskual adalah dengan memberikan pengertian pendidikan seskual, dilakukan secara insidental, menggunakan bahasa yang sederhana. Sedangkan metode dalam pemberian pendidikan seksual bagi anak autis dapat menggunakan metode ceramah dengan bantuan gambar (visual) ketika memberikan pengarahan tentang pengenalan gander, dengan menggunakan media gambar laki-laki dan perempuan serta bagian tubuh masing-masing gander.3) Permasalahan yang dihadapi guru maupun orang tua saat memberikan pendidikan seksual bagi anak autis usia remaja adalah komunikasi anak, emosi anak yang tidak stabil dan pemahaman anak. Solusi yang dilakukan guru saat menghadapi permasalahan dalam memberikan pendidikan seksual bagi anak autis usia remaja adalah memberitahu langsung kepada anak serta kerjasama dengan orang tua dan sharing kepada guru lain.Solusi yang dilakukan guru memberikan media gambar dalam menjelaskannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 30 Sep 2019 03:28
Last Modified: 30 Sep 2019 03:28
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/6447

Actions (login required)

View Item View Item