KORELASI INTENSITAS METODE BIMBINGAN GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR' AN SANTRI PONDOK PESANTREN NAZZALAL FURQON TINGKIR SALATIGA TAHUN 2011

HARIRI, AHMAD (2011) KORELASI INTENSITAS METODE BIMBINGAN GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR' AN SANTRI PONDOK PESANTREN NAZZALAL FURQON TINGKIR SALATIGA TAHUN 2011. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
AHMAD HARIRI.pdf

Download (63MB)

Abstract

Menghafalkan Al-Qur'an merupakan tugas yang mulia karena hal tersebutmerupakan salah satu usaha untuk menjaga kemumian Al-Qur' an. Terdapat banyakmetode dalam menghafal Al-Qur'an, dan salah satunya adalah dengan metode bimbinganguru, yaitu sebuah metode di mana guru membacakan materi hafalan dan santrimendengar secara seksama sambil menghafalkan apa yang didengarnya. Kemudian dalammenghafal Al-Quran, kemampuan tiap santri dalam menghafal temyata beragam.Dengan demikian penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui apakah adahubungan antara intensitas metode bimbingan guru terhadap kemampuan menghafa\ A\­Qur' an santri Ponpes Nazzalal Furqon Tingkir Salatiga tahun 2011. Pertanyaan utamayang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: (1) bagaimana intensitas pembelajaranAI-Qur'an dengan metode bimbingan guru di Ponpes Nazzalal Furqon Tingkir Salatiga?;(2) bagaimana kemampuan santri Ponpes Nazzalal Furqon Tingkir Salatiga dalammenghafal AI-Quran?; (3) adakah hubungan antara intensitas metode bimbingan gurudengan kemampuan menghafal AI-Qur'an santri Ponpes Nazzalal Furqon TingkirSalatiga?Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dimana data yangdiperoleh merupakan angka-angka yang nantinya akan memberikan hasil gambaranmengenai variabel yang diteliti. Untuk memperoleh data-data yang diinginkan, penelitimenggunakan dua angket yang masing-masing digunakan untuk menguji variabel x yaituintensitas bimbingan guru dan yang kedua adalah variabel y yang digunakan untukmenguji kemampuan santri dalam menghafal AI-Qur'an. Untuk melengkapi hasilpenelitian, maka peneliti melakukan observasi lapangan.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode bimbingan gurusecara umum termasuk dalam kategori baik dan cukup karena mayoritas responden atausebanyak 35 responden dari 90 (38,89%) pada interval 34-41 dan pada interval 26-33berada dalam kategori tersebut, sangat baik (8, 88%) terletak pada interval 42-50 denganjumlah responden sebanyak 8 orang, kurang (13,33%) dengan jumlah respondensebanyak 12 orang, dan sangat kurang (0%) dengan jumlah responden 0 orang, dan nilairata-rata (mean) adalah 32,05. Kemampuan menghafal Al-Qur'an santri Ponpes NazzalalFurqon Tingkir Salatiga tahun 2011 secara umum terrnasuk dalam kategori baik karenamayoritas responden atau sebanyak 5 5 responden dari 90 responden atau 61, 11% denganinterval 34-41 berada dalam kategori tersebut. Sedangkan sangat baik (30%) terletakpada interval 42-50 dengan jumlah responden sebanyak 27 orang, cukup (7, 78%) terletakpada interval 26-33 dengan jumlah responden sebanyak 7 orang, kurang (1,11%) terletakpada interval 18-25 dengan jumlah responden 1 orang, dan sangat kurang (0%) terletakpada interval 10-17, dan nilai rata-rata (mean) adalah 39,32. Ada hubungan yangsignifikan antara penerapan metode bimbingan guru dengan kemampuan menghafal santriPonpes Nazzalal Furqon Tingkir Salatiga tahun 2011. Dengan demikian, hipotesis yangberbunyi "ada hubungan yang signifikan antara penerapan metode bimbingan guruvii

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 30 Jan 2020 03:34
Last Modified: 30 Jan 2020 03:34
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/6900

Actions (login required)

View Item View Item