Profil Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di IAIN Salatiga

Chairunnisa, Sofya (2016) Profil Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di IAIN Salatiga. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
SOFYA CHAIRUNNISA (111-11-089).pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Chairunnisa, Sofya. 2015. Profil Mahasiswa Berkebutuhan Khusus di IAIN Salatiga. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dr. Muna Erawati, M.Si.. Kata Kunci:Prestasi, Mahasiswa Berkebutuhan Khusus, Tunadaksa Anak berkebutuhan khusus apapun jenis dan karakteristiknya, bukanlah suatu aib yang harus disembunyikan. Anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana yang didapatkan oleh anak normal,Seperti yang dijelaskan juga dalam undang-undang No.20 tahun 2003memberi landasan yang kuat bahwa anak berkelainan semestinya berhak memperoleh kesempatan yang sama sebagaimana yang diberikan kepada anak normal lainnya dalam hal pendidikan dan pengajaran hingga jenjang pendidikan tinggi. Seperti halnya dalam perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN). Walaupun IAIN Salatiga menerima calon mahasiswa berkebutuhan khusus tetapi beberapa kondisi dimana fasilitas belajar kampus belum memadai bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Hal ini mendorong peneliti mengenai beberapa pertanyaan sebagai berikut. : 1. Bagaimana penyesuaian diri dan sosial mahasiswa berkebutuhan khusus di IAIN Salatiga. 2. Hambatan-hambatan apa saja yang dialami mahasiswa berkebutuhan khusus baik internal maupun eksternal di IAIN Salatiga. 3. Bagaimana prestasi akademik dan non akademik mahasiswa berkebutuhan khusus. 4. Harapan yang dicita-citakan mahasiswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini digunakan karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata, dan bukan angka-angka. Data yang berasal dari naskah, wawancara, catatan, lapangan, dokumentasi, dideskripsikan sehingga sehingga dapat memberikan kejelasan terhadap keadaan atau realitas. Sedangkan dalam pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara mendalam (Depth interview)wawancara mendalam (depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden atau orang yang diwawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1.Dalam menyesuaikan diri mahasiswa berkebutuhan khusus ini berbeda. Akan tetapi pada intinya keduanya dalam menyesuaikan diri adalah lebih mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri. 2. Tidak ada hambatan sama sekali mahasiswa berkebutuhan khusus dalam bergaul interaksi sosial dengan teman sebaya mereka merasa nyaman, enjoy senang. Ketika di kampus dengan fasilitas yang ada mereka tidak mempunyai hambatan karena untuk fisik kaki mereka normal. 3. Prestasi akademik dan non akademik mahasiswa berkebutuhan khusus, mereka termasuk mahasiswa berprestasi karena dengan hasil IPK cumlaude, non akademik pernah mengikuti lomba di luar lingkungan kampus dan meraih juara. 4. harapan yang dicita-citakan mahasiswa berkebutuhan khusus adalah yang utama ingin membahagiakan kedua orang tuanya, dalam hal pendidikan mereka ingin melanjutkan S2 dan S3

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 11 Apr 2016 03:37
Last Modified: 11 Apr 2016 03:37
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/761

Actions (login required)

View Item View Item