PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SUBTEMACERITA FIKSI MELALUI METODE STORYTELLING DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA SISWA KELAS IV MIN 4 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Ningsih, Nurul Hidayati (2020) PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SUBTEMACERITA FIKSI MELALUI METODE STORYTELLING DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA SISWA KELAS IV MIN 4 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2019/2020. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
SKRIPSI_NURUL_HIDAYATI_NINGSIH(23040160033)_PGMI.pdf

Download (5MB)
[img] Text
SKRIPSI_NURUL_HIDAYATI_NINGSIH(23040160033)_PGMI.pdf

Download (5MB)

Abstract

Ningsih, Nurul,Hidayati.2020. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Subtema Cerita Fiksi Melalui Metode Storytelling dengan Media Boneka Tangan pada Siswa Kelas IV MIN 4 Boyolali Tahun Pelajaran 2019/2020.Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing Dr. Lilik Sriyanti, M.Si. Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Storytelling, Media Boneka Tangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa subtema cerita fiksi melalui metode storytelling dengan media boneka tangan siswa kelas IV MIN 4 Boyolali Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi melalui metode storytelling dengan media boneka tangan. Instrumen penelitian ini meliputi RPP, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes evaluasi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan tes tertulis. Data dianalisis secara statistik menggunakan rumus presentase, apabila ? 85% siswa tuntas belajar maka siklus dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dengan media boneka tangan dapat meningkatkan hasil belajar subtema cerita fiksi pada siswa kelas IV yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan MIN 4 Boyolali Tahun 2020. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dibuktikan dengan data setiap siklusnya, hasil dari pra siklus, siklus I sampai dengan siklus II. Data berikut diperoleh sebagai berikut: Hasil belajar siswa yang tuntas dari pra siklus hanya 10 siswa (35,7%) dan 18 siswa (64.3%) belum tuntas dengan nilai rata-rata kelas 67,7. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar mencapai 16 siswa (57.1%)dan 12 siswa(42.8%) belum tuntas dengan nilai rata-rata 70.7. Jadi dari pra siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan hasil belajar sebanyak 21.4%. Sedangkan hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 25 aiawa (89.2%) yang tuntas dan 3 siswa (10.7%) belum tuntas dengan nilai rata-rata 79.8. Siswa yang belum tuntas tersebut dikarenakan siswa masih malu atau minder ketika diminta untuk bercerita di depan kelas sehingga ketika siswa diminta untuk mengerjakan tes evaluasihasil belajar belum bisa mencapai KBM atau belum bisa dikatakan tuntas. Jadi, terjadi peningkatan hasil belajar siklus I dan siklus II sebesar 32.1%. Siswa yang belum tuntas pada siklus II akan diberi tindakan mandiri berupa latihan-latihan atau remidi yang dipantau oleh guru sehingga diharapkan semua siswa dapat tuntas belajar.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 17 Jun 2020 21:10
Last Modified: 17 Jun 2020 21:10
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/8316

Actions (login required)

View Item View Item