IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SOSIAL KEAGAMAAN DI PONDOK PESANTREN AL-ASROFIYAH KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019

Anwar, Muhammad Choirul (2020) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SOSIAL KEAGAMAAN DI PONDOK PESANTREN AL-ASROFIYAH KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019. [UNSPECIFIED]

[img] Text
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SOSIAL KEAGAMAAN DI PONDOK PESANTREN AL-ASROFIYAH KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019.pdf

Download (2MB)

Abstract

xv ABSTRAK Anwar, Muhamad, Choirul. 2020. Implementasi Pendidikan Sosial Keagamaan di Pondok Pesantren Al-Asrofiyah Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Tahun 2019. Skripsi, Salatiga: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing : Rovi’in, M. Ag. Kata Kunci: Implementasi; Pendidikan Sosial Keagamaan; Pesantren Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan perilaku sosial keagamaan santri di Pondok Pesantren Al-Asrofiyah, (2) mengetahui implementasi pendidikan sosial keagamaan di Pondok Pesantren Al-Asrofiyah, (3) mendeskripsikan implikasi pendidikan sosial keagamaan dalam membentuk perilaku sosial keagamaan santri, (4) mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan sosial keagamaan di Pondok Pesantren Al-Asrofiyah Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi untuk mengamati secara langsung proses pendidikan sosial keagamaan di Pondok Pesantren Al-Asrofiyah. Wawancara dengan pengasuh, ustaz, dan santri untuk memperoleh data dan kesan dari perorangan, sehingga dapat siambil kesimpulan dari kesan tersebut. Dokumentasi untuk memperoleh data yang memperkuat hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, meliputi display data, reduksi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perilaku sosial keagamaan dicerminkan santri dalam kehidupan sehari-hari, seperti kekeluargaan, kerja sama, peduli sosial, sopan santun, toleransi dan tolong menolong, (2) implementasi pendidikan sosial keagamaan dilakukan melalui pembelajaran di kelas dan di luar kelas, (3) pendidikan sosial keagamaan menjadikan pemahaman santri bertambah, berakhlak mulia, dan berhenti dari hal buruk, (4) faktor pendukung: adanya sarana prasarana, teladan, pembiasaan, antusiasme pendidik, evaluasi dan pengawasan pihak pesantren. Faktor penghambat: rendahnya pengetahuan dan pengalaman sosial keagamaan santri, psikologi santri, kurangnya motivasi, latar belakang santri, teladan belum menyeluruh, sulitnya pengawasan.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 22 Jun 2020 09:15
Last Modified: 22 Jun 2020 06:54
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/8417

Actions (login required)

View Item View Item