PEKERJA ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Suruh Kab. Semarang)

Luqmanul, Hakim (2016) PEKERJA ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Suruh Kab. Semarang). Other thesis, IAIN Salatiga.

[img] Text
Luqman.Hakim.211 11 028.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id

Abstract

Fenomena pekerja anak bukanlah hal yang baru di tengah masyarakat.Fenomena ini merupakan isu global yang terjadi hampir di seluruh dunia, utamanya negara-negara berkembang seperti Indonesia.Keberadaannya telah banyak menjadi perhatian berbagai pihak. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan fenomena pekerja anak dan penerapan perlindungan anak di Desa Suruh. Pertanyaan utama yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah (1) Bagaimana fenomena pekerja anak dapat terjadi di Desa Suruh?, dan (2) Bagaimana perlindungan hukum bagi pekerja anak menurut hukum islam dan Undang-Undang No. 13 tahun 2003? Untuk menjawab pertanyaan ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian yang telah dihimpun oleh peneliti menunjukkan bahwa fenomena pekerja anak di Desa Suruh bukanlah fenomena yang baru, melainkan sudah terjadi sejak sekian lama. Fenomena ini terjadi karena berbagai faktor yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lain. Faktor tersebut dibagi menjadi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain: pandangan hidup, gayahidup, pendidikan rendah. Sedangkan faktor eksternal antara lain: kemiskinan, nilai norma yang berlaku, sosialisasi dari keluarga, serta lingkungan dan pergaulan. Beberapa faktor inilah yang menjadikan upaya penghapusan pekerja anak menjadi sulit dilakukan. Ditinjau dari segi manapun baik itu ilmu sosial, Hukum Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia praktik pekerja anak yang terjadi di desa Suruh adalah suatu hal yang salah.Artinya tidak sesuai dengan idealisme yang diusung dalam masyarakat.Walaupun demikian perlindungan terhadap mereka harus tetap ditegakkan.Karena demikianlah amanat Undan-Undang Dasar. Utamanya UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan..Anak-anak adalah penerus harapan bangsa, namun perlindungan terhadapnya belum terlaksana dengan baik.Utamanya di desa Suruh.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 18 Aug 2016 02:33
Last Modified: 18 Aug 2016 02:33
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/860

Actions (login required)

View Item View Item