NILAI-NILAI PENDIDIKAN TASAWUF DALAM TAREKAT LARAHAN DI DESA CANDIREJO, KECAMATAN TUNTANG, KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2020

Widyaningrum, Nova Herlina (2020) NILAI-NILAI PENDIDIKAN TASAWUF DALAM TAREKAT LARAHAN DI DESA CANDIREJO, KECAMATAN TUNTANG, KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2020. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
EDIT SKRIPSI NOVA HERLINA 23010160159 PAI-dikonversi.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Widyaningrum, Nova Herlina. 2020. Nilai-Nilai Pendidikan Tasawuf dalam Tarekat Larahan di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Tahun 2020. Skripsi. Salatiga: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Muh. Hafidz, M.Ag. Kata Kunci: Nilai, Pendidikan Tasawuf, Tarekat Larahan Nilai pendidikan tasawuf merupakan sebuah esensi dari pendidikan islam yang di dalamnya diharapkan mampu membentuk suatu generasi yang berilmu dan berakhlaqul karimah, sehingga tidak hanya mulia lahirnya saja, melainkan hati dan pikirannya juga mulia, karena dibekali iman dan takwa kepada Allah SWT, misalnya melalui sebuah peribadatan. Untuk beribadah dengan Allah banyak sekali jalannya, sepertihalnya melalui tarekat. Dalam tarekat memiliki ajaran-ajaran tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah, yang tentunya tarekat satu dengan yang lainnya berbeda jalannya, namun tetap satu tujuan yaitu Allahu Rabbi. Ajaran-ajaran dalam tarekat merupakan salah satu ajaran pokok yang berada dalam tasawuf, sehingga ilmu tarekat tentunya tidak dapat dipisahkan sama sekali dengan ilmu tasawuf. Tarekat Larahan merupakan sebuah lembaga nonformal yang di dalamnya serat akan nilai-nilai pendidikan tasawuf. Dalam tarekat Larahan ini ajarannya menggunakan sebuah tindakan nyata atau biasa disebut akmaliyah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan tasawuf apa saja yang terkandung dalam tarekat Larahan. Jika dilihat dari sifat datanya, data yang dikumpulkan bersifat deskriptif atau kata-kata, maka penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Pendekatan yang peneliti gunakan adalah pendekatan fenomenologi yang diharapkan dapat memberikan gambaran yang konkret tentang nilai-nilai pendidikan tasawuf yang terdapat dalam tarekat Larahan. Pengumpulan data yang peneliti lakukan melalui triangulasi data yang meliputi wawancara secara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informannya meliputi satu orang penasihat, dua orang pengurus, dan 7 orang pengikut tarekat Larahan. Pemilihan informan peneliti ambil berdasarkan rekomendasi dari ketua tarekat Larahan, sehingga efektif untuk mendapatkan data hasil penelitian yang akurat Hasil penelitian yang diperoleh mengenai nilai-nilai pendidikan tasawuf yang ada dalam tarekat Larahan dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa nilai-nilai pendidikan tasawuf yang ada dalam tarekat Larahan meliputi ikhtiar dan tawakal, ikhlas dan syukur yang masing-masing tercermin dalam setiap kegiatan-kegiatan yang ada dalam tarekat Larahan, seperti membersihkan sampah, membersihkan lingkungan, membersihkan masjid, sungai, makam bahkan melalui kegiatan pelatihan tari sufi sekalipun. Adapun relevansi nilai nilai pendidikan tasawuf dalam tarekat Larahan dengan kehidupan sehari-hari adalah di mana adanya kesesuaian antara teori dengan tindakan nyata yang dilakukan, yaitu berupa pencerminan perilaku baik (akhlaqul karimah) dalam kehidupan sehari-hari, membantu tetangga, tidak berbuat jahat dan saling menolong antara satu dengan yang lainnya. Berdasarkan hasil penelitian model pembelajaran yang dipakai dalam tarekat Larahan adalah dengan memberikan teladan yang baik ataupun mauidhoh hasanah. Melalui mauidhoh hasanah dianggap paling efektif untuk meningkatkan kesadaran dan juga kepekaan dalam pribadi setiap individu, sehingga memudahkannya untuk mengarahkan ke sebuah kebaikan. Hal ini juga sesuai dengan Q.S An-Nahl ayat 125: ????? ?????? ??????? ??????? ????????????? ??????????????? ??????????? ? ???????????? ????????? ???? ???????? ? ????? ??????? ???? ???????? ????? ????? ??? ?????????? ? ?????? ???????? ???????????????? Artinya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. (Q.S An-Nahl: 125)

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 26 Jun 2020 10:29
Last Modified: 26 Jun 2020 10:29
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/8677

Actions (login required)

View Item View Item