RESEPSI PUASA DALAIL AL QUR`AN DALAM PENDIDIKAN AKHLAK Studi Living Qur`an di Pondok Pesantren Bustanu Usysyaqil Qur`an (BUQ) Gading, Duren, Tengaran, Kabupaten Semarang

Maulida, Akmilatul Haq Al (2020) RESEPSI PUASA DALAIL AL QUR`AN DALAM PENDIDIKAN AKHLAK Studi Living Qur`an di Pondok Pesantren Bustanu Usysyaqil Qur`an (BUQ) Gading, Duren, Tengaran, Kabupaten Semarang. [UNSPECIFIED]

[img] Text
RESEPSI PUASA DALAIL AL QUR'AN DALAM PENDIDIKAN AKHLAK ( STUDI LIVING QUR'AN DI PP. BUQ GADING,DUREN,TENGARAN, KAB.SEMARANG).pdf

Download (1MB)

Abstract

Almaulida, Akmilatul Haq, Resepsi Puasa Dalail Al Qur’an Dalam Pendidikan Akhlak (Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Bustanu Usysyaqil Qur’an (BUQ) Gading, Duren, Tengaran, Kabupaten Semarang) Dr. M. Gufron, M.Ag. Keyword: Studi Living Qur’an, Puasa Dalail Al Qur’an, Pendidikan Akhlak. Penelitian skripsi ini membahas tentang fenomena living Qur’an, yaitu resepsi Puasa Dalail Al Qur’an dalam Pendidikan Akhlak santri di pondok pesantren Bustanu Usysyaqil Qur’an, Gading, Duren, Kec. Tengaran, Kab. Semarang. Kegiatan ini sebagai salah satu wujud tarbiyah dari pengasuh kepada santri di pondok pesantren BUQ. Fokus pembahasan dari penelitian skripsi ini, adalah terkait bagaimana kegiatan Puasa Dalail Al Qur’an diresepsi dalam pendidikan akhlak di pondok pesantren BUQ. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan metode kualitatif deskriptif. Dalam proses pengumpulan data peneliti mengunakan tiga metode yaitu observasi, interview dan dokumentasi, sehingga data yang diperoleh teruji kevalidannya. Seseorang yang hendak melaksanakan puasa Dalail Al Qur’an, terlebih dahulu harus mendapat ijazah dari seorang Mu’jiz. Setelah itu dia harus melaksanakan puasa nyirih selama tujuh hari disertai wirid Qala Musa setiap ba’da sholat al-maktubah. Setelah rangkaian itu selesai, barulah kemudian bisa melaksanakan puasa selama satu tahun penuh dengan wirid bacaan Al Qur’an satu juz setiap harinya, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa. Jika puasa ini batal satu hari saja, apapun alasannya, maka seorang tersebut harus mengulanginya dari awal. Selanjutnya hasil dari penelitian ini antara lain yang pertama adalah makna yang terdapat di dalam puasa Dalail Al Qur’an hakikatnya mendidik pribadi secara jasmani dan rohani menjadi pribadi muhsin, dengan menjalani puasa dan pembacaan Al Qur’an secara istiqomah atau konsisten sebagai bentuk perjalanan spiritual agar selalu dekat dengan yang Maha Kuasa sebaik dan sesungguh mungkin. Yang kedua, resepsi puasa Dalail Al Qur’an terhadap pendidikan akhlak yang terjadi di pondok pesantren BUQ Gading terbagi dalam beberapa hal, antara lain: menguatkan jiwa, mendidik kemauan, menyehatkan badan, mengenal lebih nilai kenikmatan, menumbuhkan rasa simpati.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Agama > Alqur'an
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 17 Sep 2020 09:40
Last Modified: 17 Sep 2020 02:42
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/9126

Actions (login required)

View Item View Item