“CITRA PEREMPUAN JAWA DALAM SERAT WULANG PUTRI KARYA PAKUBUWONO IV”

Rimadu, Ayundra Armadani (2020) “CITRA PEREMPUAN JAWA DALAM SERAT WULANG PUTRI KARYA PAKUBUWONO IV”. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
AYUNDRA ARMADANI RIMADU.pdf

Download (1MB)

Abstract

AYUNDRA ARMADANI RIMADU, 2020. “Citra Perempuan Jawa Dalam Serat Wulang Putri Karya Pakubuwono IV”. Skripsi Institut Agama Islam Negeri Salatiga: Program Studi Sejarah Peradaban Islam Skripsi ini membahas tentang citra perempuan Jawa dalam Serat Wulang Putri karya Pakubuwono IV permasalahan yang diteliti adalah Bagaimana kondisi masyarakat Jawa pada abad ke-19. Bagaimana biografi Pakbuwono IV. Serat Wulang Putri, dan bagaimana citra perempuan Jawa dalam Serat Wulang Putri. Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka, dan menggunakan metode sejarah. Sedangkan analisis data dengan menggunakan content analysis Hasil penelitian ini menggambarkan, perempuan Jawa sangat identik dengan budaya Jawa seperti bertutur kata halus, tenang, diam (kalem), tidak suka konflik, mementingkan harmoni, menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, mampu mengerti dan memahami orang lain, sopan, pengendalian diri tinggi, daya tahan untuk menderita tinggi, memegang peranan secara ekonomi dan setia. Karakter tersebut dipengaruhi oleh kondisi masyarakat Jawa pada abad 19 dipengaruhi oleh berbagai macam kondisi sosial, diantaranya kondisi sosial keagamaan, kondisi sosial politik, kondisi sosial ekonomi, dan kondisi sosial budaya, yang pada waktu itu dipimpin oleh Pakubuwono IV, Pakubuwono IV merupakan Raja Keraton Surakarta yang ke empat, beliau lahir pada 2 September 1768 nama kecilnya adalah Raden Mas Subadya, beliau dinobatkan sebagai raja pada 29 September 1788 dan berkuasa sejak tahun 1788 sampai 1820. Pada masa pemerintahan Pakubuwono IV terjadi peristiwa pakepung yaitu peristiwa pengepungan keraton Surakarta oleh gabungan pasukan VOC, Yogyakarta, dan Mangkunegaran pada tahun1790. Pakubuwono selain dikenal ahli politik yang sangat cerdik, beliau juga terkenal dengan kemampuannya dalam bidang sastra atau pujangga khususnya yang bersifat kerohanian, salah satu karya sastranya adalah Serat Wulang Putri. Serat wulang Putri merupakan sebuah manuskrip dalam aksara dan Bahasa Jawa. Serat wulang Putri menguraikan tentang ajaran moral atau etika yang patut dilakukan oleh wanita, khususnya wanita dari kalangan bangsawan. Ajaran yang terkandung dalam Serat wulang Putri yang merupakan citra dari perempuan Jawa yaitu ada lima Religius, Berahlaqul Karimah, Eling, dan taat pada suami. Kata Kunci: Citra Perempuan Jawa, Pakubuwono IV, Serat Wulang Putri.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Kesusasteraan
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 09 Nov 2020 10:48
Last Modified: 09 Nov 2020 10:48
URI: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/9831

Actions (login required)

View Item View Item